PAREPARE, BKM — Presiden RI ke III, Prof Dr Ing H Baharuddin Jusuf Habibie, melaksanakan dzikir bersama ribuan warga Kota Parepare, di Rujab, Senin, (10/8) malam.
Dzikir bersama warga dengan pemerintah ini sudah menjadi rutinitas, pada malam Jumat, dan pertama kalinya dihadiri BJ Habibie.
Zikir bersama dipandu tim Yayasan TP Centre, nampak B.J Habibie duduk dikursi depan bersama Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe dan unsur muspida.
Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe dalam sambutanya mengatakan selama tiga tahun kepemimpinannya menahkodai Parepare sangat banyak perubahan. Salah satu indikator dampak kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp. 60 milyar menjadi Rp 140 milyar dan tembus dana Rp 1,1 trilun APBD.
Kalau melihat Parepare tidak mempunyai cerobong asap atau sumber pendapatan lain, tapi pihak pemkot mengoptimalkan sumber-sumbrr PAD yang ada. “Dana PAD itulah sehingga infrastruktur pembangunan Parepare nampak hasilnya kelihatan di mata masyarakat secara nyata,”jelasnya.
Selain, masalah pembangunan fisik dilakukan, juga masalah infrastruktur peningkatan sumber daya manusianya termasuk pendidikan karakter SDM siswa dan guru mengaji.
Bahkan seluruh imam masjid dinaikkan umroh sebagai bentuk kepedulian Pemkot Parepare, “Itulah dana PAD yang dinikmati masyarakat sendiri, “jelasnya.
Bahkan masalah kesehatan, dibangunnya RSU Dr Hasri Ainun Habibie dan fasilitas RSUD Andi Makkasau, adanya alat kesehatan dari Jepang mengenai cuci dara (Hemodialisa) yang terbaik di Indonesia.
“Masalah ITH (Institute Teknologi Habibie) yang ikut campur tangan pk B.J Habibie untuk segera terwujud, Insyah Allah, Ayah anda B.J Habibie sudah komunikasi dengan Menristek bersama saya, “tuturnya.
Taufan memintah kepada BJ Habibie, pesawat terbang bekas untuk dijadikan taman edukasi yang dilengkapi fasilitas lainnya sehingga bisa terwujud Parepare sebagai Kota Habibie. (smr/D)
Taufan Minta Pesawat ke Habibie
×

