SIDRAP, BKM — Staf Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidrap dibantu anggota Polsek Maritenggae masih melakukan pencarian pesawat drone yang hilang tipe DJI Phantom milik Kantor Wilayah (Kanwil) Sulsel, Selasa, (22/8).
Pesawat tanpa awak itu hilang kontak di Kabupaten Sidrap saat melakukan pemotretan lahan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Senin, (21/8) pagi.
Kepala BPN Sidrap, Awaluddin membenarkan hilangnya pesawat drone milik institusinya. Ia mengaku, drone hilang kontak saat penerbangan ke enam.
“Drone milik Kanwil BPN Sulsel hilang kontak pada jarak sekitar 50 meter saat akan mendarat. Namun tiba-tiba terbawa angin dan hilang akibat cuaca tidak bersahabat,” katanya.
Drone digunakan untuk membantu BPN Sidrap dalam percepatan pemotretan melalui udara di lokasi PTSL di Desa Kanie, Kecamatan Maritenggae, Sidrap.
Ia menjelaskan, rencana terbang pesawat tanpa awak itu sebanyak 19 kali dengan luas lokasi yang akan di potret di atas udara mencapai 1.900 hekatre.
“Ini yang sudah dipotret baru sekitar 800 hektare dengan enam kali terbang. Setiap kali terbang, drone mampu memotret sekitar 140 hektare. Jadi masih ada sekitar 1.100 hektare yang belum diambil gambarnya,” ucapnya.
Terpisah, Kapolsek Maritenggae, Iptu Hj Rosnawati mengatakan, pihaknya saat ini masih melakulan pencarian pesawat drone itu di sekitar lokasi jatunya yakni di dusun 1 Kanie, Kecamatan Maritenggae.
“Kami masih membantu pihak BPN Sidrap untuk menemukan drone itu. Kemungkinan jatuhnya tidak jauh dari lokasi proyek pertanahan nasional di Desa Kanie,” ucapnya. (ady/C)
Pesawat Drone BPN Sulsel Jatuh
×

