MAKALE, BKM — Perang kopi merupakan bagian dari rangkaian Festival Kopi dan Kuliner Toraja di Agro Wisata Pango-Pango (26-27/8). Panitia mempersilahkan bagi waga yang berminat untuk segera mendaftarkan diri.
Perang kopi tidak gunakan alat dan sejata lainnya, namun perang kopi yang dimaksud adalah lomba meracik (barista) kopi dengan alat manual.
Meskipun perang kopi butuh keberanian, namun paling penting bagi barista muda dan pemula kopi adalah menyimak dan menambah pengetahuan serta keterampilan.
”Apalagi tim penilai barista ternama Cidhy dan Ismail, ”ujar Ketua Panpel Ny Rospita kepada BKM Rabu (24/8).
Dijelaskan Ny Rospita, barista (perang) kopi dimaksudkan untuk menguji adrenalin meracik kopi dengan alat seadanya.
Bagi yang berminat tidak dipungut biaya sebab tujuan utama perang kopi adalah berbagi dan sharing pengalaman. (gus/C).
Perang Kopi Meriahkan Festival Kopi Toraja
×

