pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

GOR Sudiang Kian tak Terurus

MAKASSAR, BKM –Nasib Gedung Olahraga (GOR) Sudiang kian tak terurus. Di sejumlah ruangan, seperti ruangan istirahat dan ruang ganti pakaian terlihat kotor dan berantakan.

Ironisnya lagi, sejumlah ruangan hanya tercium aroma tidak sedap bau pesing dan kotoran manusia. Sementara, lapangan olahraga hanya terlihat kosong dikelilingi kursi penonton yang dipenuhi coretan serta kondisi pintu yang rusak.
Gubernur Sulsel kala itu, H Zainal Basri Palaguna merintis dan membangun Gedung Olahraga (GOR) Sudiang sebagai pusat olahraga yang dilengkapi sejumlah fasilitas.
Hanya saja, harapan dari HZB Palaguna tersebut tidak mampu diwujudkan oleh Gubernur HM Amin Syam dan Gubernur Sulsel saat ini, Syahrul Yasin Limpo.
Padahal, anggaran yang akan digelontorkan mulai dari perencanaan hingga pembangunan GOR Sudiang akan menelan dana sekitar Rp414,4 miliar.
Berbagai fasilitas juga dijanjikan akan dilengkapi, diantaranya, stadion utama kapasitas 100 ribu penonton, gedung olahraga berkapasitas 5.000 penonton, stadion madya untuk atletik dan sepak bola, kolam renang, hall olahraga beladiri, sepak takraw, lapangan bolavoli, lapangan tembak, basket, panahan, senam, motoross, tenis meja, tenis indoor, anggar dan velodrome (sepeda), lapangan softball dan hall tenis.
Namun pada kenyataannya, pembangunan GOR tersebut tidak sesuai dengan perencanaan. Malah saat ini, yang baru berdiri kokoh adalah gedung olah raga.
Saat ini, kondisi GOR Sudiang cukup memprihatinkan. Aset milik Pemprov Sulsel itu hanya ditumbuhi semak dan rumput liar.
Menyikapi kondisi itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengaku, kalau Pemprov Sulsel belum fokus pada perbaikan sarana olahraga di GOR Sudiang serta pengembangan di kawasan tersebut.
Alasannya, karena ada program lain yang berhubungan dengan keolahragaan yang lebih membutuhkan perhatian pemerintah.
“Saat ini perhatian kita tertuju ke sekolah atlet, sehingga semua konsentrasi kita lari ke sana,” jelas Syahrul.
Dia melanjutkan, pihaknya tetap memerhatikan dan membenahi yang bisa dilakukan di sana.
Namun, karena kebijakan otonomi daerah, dimana pemprov butuh diklat dan sekolah atlet untuk mencetak prestasi, sehingga pemerintah, dan sesuai kesepakatan dengan KONI lebih fokus ke sana.
“Jadi GOR Sudiang Sementara di delay, tetapi bukan tidak ada. Namun kita tidak konsentrasi di situ lagi,” kata Syahrul usai melepas Kontingan POPNAS Sulsel ke Bandung, Senin (7/9) di Baruga Sangiaseri, Rumah Jabatan Kantor Gubernur Sulsel.
Syahrul juga menampik anggapan orang-orang yang mengatakan pembangunan GOR Sudiang terkesan mubassir. Karena masih cukup banyak event yang digelar di sana. Selain itu, dia menegaskan, Pemprov Sulsel tetap menjaga keberadaan GOR tersebut karena merupakan aset pemprov.
Terpisah, anggota DPRD Sulsel dari Partai Demokrat, Selle KS Dalle menyayangkan terbengkalai dan tidak terurusnya GOR Sudiang. Padahal, jelas Selle, pembangunan GOR Sudiang telah memakan biaya yang cukup besar.
“Sangat disayangkan terbengkalai dan tak terurus dengan baik,” ujar Selle.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel ini hanya berharap, pemerintah tidak sampai menelantarkan gedung tersebut, namun harus dimanfaatkan pada hal hal yang berguna, khususunya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah sekitar stadion.

Pemprov Jadikan Barombong Ikon

SUDAH dua tahun ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan fokus pada pembangunan stadion berkapasitas 50.000 penonton di kawasan Barombong.
Bahkan, Barombong menjadi ikon olahraga di Sulsel.
Sesuai perencanaan awal, pembangunan Stadion Barombong terdiri dari tiga tahapan pekerjaan. Tahapan pertama pada 2011 sebesar Rp15 miliar, tahapan kedua pada APBN Perubahan Rp25 miliar, dan tahap ketiga tahun anggaran 2012 untuk pembangunan stadion dan infrastruktur sebesar Rp60 miliar.
Stadion Barombong dengan kawasan mencapai enam hektare ditargetkan rampung pada 2012 namun masih sangat jauh dari tahap finalisasi.
Fasilitas olahraga juga direncanakan menjadi sarana rekreasi.(rhm/jun/b)



×


GOR Sudiang Kian tak Terurus

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar