MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mempersiapkan sedikitnya 15 ekor sapi untuk dikurbankan pada perayaan Idul Adha 1438 Hijriah, Jumat (1/9) mendatang.
Sapi yang dikurbankan Danny sapaan akrab Wali Kota Makassar jenis sapi bali yang dibeli di Kota Makassar. Nantinya, belasan ekor sapi dibagi di masing-masing kecamatan di Makassar untuk kemudian dikurbankan dan diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan membutuhkan.
“Kurban sudah seringmi saya laksanakan termasuk sebelum menjabat Wali Kota Makassar. Dan sampai sekarang masih saya melaksanakan. Kalau harganya tidak usah mi saya sebut, pokoknya setiap kecamatan saya berikan satu ekor sapi untuk dikurbankan dan dibagi ke warga. Begitu juga di dekat rumahku di Jalan Amirullah,” kata Danny.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal juga akan menyediakan hewan berupa sapi untuk dikurbankan dan dibagikan kepada warga.
Hewan yang dikurbankan Ichal yang dibeli di Rumah Potong Hewan (RPH) akan disebar di beberapa tempat di Makassar khususnya masjid-masjid. Diharapkan sapi-sapi kurban dapat disalurkan ke warga yang kurang mampu.
“Tahun ini alhamdulillah tetap berkurban tapi jangan mi saya tanya berapa banyak dan berapa harganya. Saya sudah sebar di beberapa tempat termasuk masjid-masjid untuk dibagikan ke warga,” jelasnya.
Sementara itu, Dinas Perikanan dan Pertaninan (DPP) Makassar tetap mendata dan telah memeriksa 2.405 ekor hewan kurban jenis sapi.
Kepala DPP Kota Makassar Abdul Rahman Bando mengatakan, pihaknya telah merekapitulasi data hasil pemeriksaan hewan kurban di sejumah kecamatan di Makassar seperti Kecamatan Bontoala dan beberapa kecamatan yang mendapat izin berjualan hewan kurban.
“Untuk sementara rekap pemeriksaan hewan kurban untuk sapi sebanyak 2.405 ekor sampai hari ketiga. Data itu termasuk jumlah yang layak dan tidak layak,” kata Rahman Bando, Minggu (27/8).
Dari jumlah 2.405 ekor sapi yang telah diperiksa, sebanyak 2.007 ekor sapi layak dijual untuk kurban dan 398 ekor sapi yang tidak layak. Sementara sejauh ini DPP Kota Makassar telah membagikan ribuan Surat Keterangan Kesehatan Hewan Qurban (SKKHQ).
“Sapi kurban yang tidak layak layak di jual untuk kurban terbagi dengan 384 ekor sapi tidak cukup umur, enam ekor sapi katarak, empat ekor cacat pada telinga, satu ekor cacat pada kaki atau pincang, dua ekor cacat pada buah zakar dan satu ekor scabies,”terangnya.
Di perkirakan hewan kurban tidak layak dijadikan kurban akan terus bertambah. Dan berharap adanya pemeriksaan dari petugas memastikan seluruh hewan kurban di Kota Makassar layak dan bebas dari penyakit anthrax. Pemeriksaan hewan kurban akan dilakukan hingga tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha ditiap wilayah di Makassar dengan memeriksa umur, berat (tidak kurus), sudah ganti gigi, dan kondisi fisik hewan (tidak cacat). (arf)
Danny Berkurban 15 Ekor Sapi
×

