MAMUJU, BKM — Para pengurus Tim Penggerak (TP) PKK Sulbar hendaknya menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Pengurus PKK harus mampu bekerja dan berpikir baik untuk kemajuan Sulbar.
”Strukturnya pun harus seimbang. Harus ada wakil dari setiap instansi vertikal dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang ada,” kata Gubernur Sulbar, H Ali Baal Masdar saat melantik 40 pengurus TP PKK Sulbar periode 2017-2022 di auditorium kantor gubernur Sulbar, Selasa (5/9).
Gubernur menyampaikan, sebagai organisasi yang tumbuh dari bawah dan berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, PKK diharapkan dapat segera mewujudkan tujuan utama, yaitu keluarga sejahtera. Karena mempunyai arti besar dalam dalam proses pembangunan dan tentu akan berimplikasi pada terwujudnya masyarakat Sulawesi Barat yang maju dan malaqbi.
Adapun sepuluh program sesuai eksistensi PKK, yaitu penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong-royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumahtangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, kehidupan berkoperasi, dan kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan yang sehat.
”Apabila sepuluh program tersebut sudah membudaya, maka PKK dapat menjadi pilar yang kokoh dalam pembangunan kesejahteraan. Ada empat pilar juga yang harus dipegang PKK, yaitu kerakyatan, solidaritas, pengabdian, dan gotong royong,” kata Ali Baal.
Gubernur juga mengimbau kepada pengurus PKK provinsi agar terus mengadakan pembinaan berkelanjutan dan terus mengayomi, memotivasi, membimbing dan memberikan bantuan-bantuan pada setiap program.
”Program–programnya juga sebaiknya membantu program pemerintah. Terutama dibidang kesejahteraan masyarakat guna meningkatkan taraf hidup. Agar kita bermartabat atau malaqbi,” tandas Ali Baal.
Ditemui usai pelantikan, Ketua TP-PKK Provinsi Sulbar, Andi Ruskati Ali Baal mengungkapkan, sepuluh program PKK harus diwujudkan secara profesional dan sesuai arahan gubernur, PKK harus bekerjasama dan membantu program pemerintah.
”Kita PKK adalah mitra pemerintah. Dalam bidang pendidikan kita kerjasama dengan dinas pendidikan, terkait kesehatan kita kerjasama dinas kesehatan. Begitu pun pertanian, kita kerjasama dinas pertanian,” ungkap Ruskati.
Andi Ruskati juga sangat mengapresiasi kerajinan atau produk-produk lokal yang dibuat pengurus PKK setiap kabupaten, dan akan berupaya membawa produk lokal tersebut untuk pameran di Jakarta.
Pada kesempatan tersebut, anggota komisi VIII DPR RI tersebut berharap bantuan Pemprov untuk pengadaan kantor sebagai tempat pemasaran produk-produk lokal yang juga sebagai tempat kunjungan wisatawan yang mencari produk daerah Sulbar.
”Kami juga berharap agar pemerintah tidak lepas tangan dan mendukung kegiatan kelompok usaha bersama yang dibiayai pemerintah pusat yang dapat mengembangkan usaha lokal untuk meningkatkan taraf hidup,” tandas Ruskati. (ala/mir/c)
PKK Harus Mampu Bekerja Untuk Kemajuan Sulbar
×

