MAKÁSSAR, BKM–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Gowa dipimpin Abbas Hady membahas strategi pemenangan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH) jelang Pilgub Sulsel di kantor Golkar Gowa, Rabu (6/9).
Abbas didampingi sekretaris Hasanuddin Baso dan ketua harian Andi M Ishak menghasilkan sejumlah keputusan utamanya pembentukan GNH17 untuk pemenangan NH-Aziz. “Kita akan tindaklanjuti dalam pertemuan-pertemuan selanjutnya,”ujar Abbas Hady kemarin.
Sementara itu, HN yang juga Ketua Harian DPP Golkar juga menggalang kekuatan dan dukungan, khususnya para pengurus dan kader beringin di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Ketika menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) dan Orientasi Fraksi DPRD-DPD Partai Golkar Provinsi/ Kabupaten dan Kota se-Sumut, Selasa (5/9), NH mengawali untuk membakar semangat para kader dan fungsionaris partai berlambang beringin menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018.
Tak hanya itu, NH juga menitipkan semangat membangun kampung kepada Calon Gubernur/Wakil Gubernur Sumut usungan Golkar, Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu.
Gerakan membangun kampung merupakan program gagasan NH yang menuai pujian jelang Pilgub Sulsel 2018. Program pro-rakyat tersebut dinilai merupakan solusi jitu membangun Indonesia sejahtera secara menyeluruh. “Menghadapi momentum pilkada serentak, semangat gerakan membangun kampung mesti dimassifkan sebagai upaya lebih mensejahterakan daerah. Kita menginginkan agar pembangunan ekonomi berlangsung merata tanpa ada ketimpangan antara di kota dan di desa. Sudah semestinya pembangunan di mulai dari bawah, dari akar rumput,”ujar NH.
NH juga mengingatkan agar seluruh kader Golkar untuk solid memenangkan usungan partai pada setiap momentum pesta demokrasi. Khusus di Sumut, tercatat ada sembilan pilkada yang harus dimenangkan Golkar. Sebagai partai besar yang selalu menyuarakan aspirasi wong cilik, Golkar diharapkan memenangkan suara rakyat. NH menyebut sudah waktunya Golkar untuk bangkit kembali.
Dalam momentum tersebut, NH sekaligus mengingatkan agar seluruh kader dan fungsionaris Golkar untuk tunduk pada putusan partai. Ia bahkan mengultimatum bakal menjatuhkan sanksi bagi para kader dan fungsionaris yang tidak patuh atas putusan DPP Golkar yang mengusung Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai Calon Gubernur/Wakil Gubernur Sumut di Pilgub 2018. “Pak Ngogesa curhat ada kader yang tidak taat azas. Saya sampaikan, ketua harus mengambil tindakan tegas,” ucap NH yang berpasangan dengan Abd Aziz Qahhar Mudzakkar di Pilgub Sulsel. (rif)
Golkar Gowa Bahas Pemenangan NH-Aziz
×

