pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemdes-Warga Swadaya Sumur Bor

SIDRAP, BKM — Musim kemarau yang mulai mengintai di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Sidrap, mengakibatkan kekeringan dimana-mana.
Selain lahan persawahan di Panca Lautang yang mengalami kekeringan, juga pasokan air bersih di Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe mulai berkurang.
Rais (41) warga Dusun 1 Teppo mengaku, tiap musim kemarau warga di daerah ini kesulitan air bersih. Pasalnya, sejumlah sumur galian mengering.
“Iya pak, di daerah ini setiap musim kemarau kita kesulitan air bersih karena beberapa sumur galian yang dipake warga ambil air itu mengalami kekeringan,” ujar Rais, Rabu (13/9).
Untuk mencuci dan memasak air, kata dia biasanya meminta air kepada tetangga. Sedangkan untuk mengonsumsi, warga membeli air galon.
Kades Teppo, Arman membenarkan, jika daerah yang dipimpinnya itu kerap kekurangan air bersih jika musim kemarau datang.
Menurutnya, ada 475 KK dengan 2.035 jiwa itu biasanya mengeluh kekurangan air bersih jika musim kemarau.
“Ini sudah beberapa tahun kita terus mengupayakan pembuatan dan pengeboran sumur bor untuk konsumsi air bersih kepada 475 KK. Namun selalu gagal karena tidak ada mata air,” ucapnya.
Untuk mengantisipasi meluasnya kekeringan dan berkurangnya debit air, Pemdes dan warga setempat melakukan swadaya pembuatan sumur bor.
“Alhamdulillah, kita sudah berhasil menggali satu sumur bor dan mengeluarkan air besar dengan kecepatan 2 liter perdetik,” katanya.
Dengan adanya satu sumur bor seperti itu yang berlokasi di Larua, katanya, akan membantu sekitar 200 KK untuk memenuhi air bersih meskipun musim kemarau seperti saat ini.
“Harapannya kedepan, kita bisa lagi membuat satu sumur bor lagi agar tidak terjadi lagi kekurangan air bersih,” tandasnya. (ady/C)



×


Pemdes-Warga Swadaya Sumur Bor

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar