pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

23 Rumah Ludes Diamuk Si Jago Merah di Bungeng

JENEPONTO, BKM — Si jago merah mengamuk dan memusnahkan 23 rumah di Kampung Pajallayya, Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto. Api diduga berasal dari rumah Saebo Daeng Bundu kemudian merembet ke tetangganya karena tiupan angin kencang.
Sehingga warga sangat suiit mengendalikan api. Akibatnya, sekitar 23 rumah warga terbakar. Lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Pemkab Jeneponto dibantu Pemkab Bantaeng dikerahkan untuk memadamkan api.
Saebo Daeng Bundu saat ditemui BKM di rumah saudaranya, Abdullah Daeng Sirua, Minggu (24/9), mengakui, sebelum kebakaran terjadi dia bersama keluarganya sedang menonton televisi di ruang tamu. Tiba-tiba dari dalam kamar, api tiba-tiba sudah membesar.
”Kami bersama tetangga berusaha memadamkan api yang sudah berkobar. Tapi api sangat sulit dikendalikan. Sehingga api merembet ke tetangganya,” katanya dengan raut wajak sedih.
Saebo mengatakan, rata-rata rumah di kampung ini terbuat dari kayu yang sangat mudah terbakar. Hal ini membuat si jago merah gampang melahap rumah warga. ”Kalau saya lihat, kerugian ditaksir miliaran rupiah. Karena betul memang terbuat dari kayu, tapi kayu kelas satu yang terbuat dari kayu jati hitam dan kayu ulin atau besi yang harganya Rp20 juta per kubik. Ini diambil dari Sulawesi Tenggara karena berada di dekat dermaga Bungeng,” jelas Saebo dengan nada terbata-bata sambil mengusap air matanya.
Kapolsek Batang Polres Jeneponto, AKP Amir, mengatakan, penyebab kebakaran diduga sementara akibat korsleting listrik dari kamar rumah Saebo Daeng Bundu. Karena angin sangat kencang, sehingga api sangat sulit dikendalikan yang meluluhlantakkan 23 rumah,” jelas AKP Amir.
Camat Batang, Hatta Karaeng Tinggi, mengatakan, ada 23 kepala rumahtangga yang kehilangan tempat tinggal atau rumahnya. ”Ini yang kita usahakan masuk bedah rumah di TA 2018, di antaranya milik Saebo Dg Bundu, Sana, Azis Dg Bella, Cali, Ancu, Andi Bintang, Mansur, Ramli Dg Emba, Satting, Lagu Dg Ninra, Badulu, H Nurman, H Alif, Raga, Jufri, Siruwa, Junaeda Dg Ti’no, Saharuddin Dg Situru, Sappara, H Barani Dg Rewa, Muh Ranca, H Rahman Dg Tompo, H Itung, dan rumah Hj Dahliah Daeng Bombong,” jelas Hatta Karaeng Tinggi. (krk/mir/c)



×


23 Rumah Ludes Diamuk Si Jago Merah di Bungeng

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar