pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Belum Pegang Kartu Sehat, Warga Gowa Sudah Ditanggung Pengobatan

GOWA, BKM — Penandatanganan MoU kerjasama antara Pemkab Gowa dengan BPJS Kesehatan telah berlangsung, Jumat malam (29/9), di Baruga Karaeng Galesong kantor bupati Gowa. Dengan adanya penandatanganan kedua pihak, maka BPJS Kesehatan Integrasi per 1 Oktober di Kabupaten Gowa resmi berlaku.
Dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut, Pemkab Gowa diwakili Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. Sedangkan BPJS Kesehatan diwakili Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, drg Unting Patri. Turut menyaksikan peresmian kerjasama itu, Ketua DPRD Gowa, H Ansar Zaenal Bate, para anggota dewan serta jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
Di sela perjanjian kerjasama itu, Bupati Gowa, menegaskan, meski KK dan KTP sudah bukan lagi menjadi persyaratan mendapatkan layanan kesehatan gratis di Gowa, namun warga Gowa tidak perlu kuatir.
”Kuota untuk masuk dalam BPJS Integrasi telah kami tambah dari yang awalnya 119.601 jiwa ditambah 10 ribu sehingga sekarang menjadi 129.601 jiwa peserta. Penambahan ini memang dipersiapkan untuk mengantisipasi masyarakat tidak mampu dan tidak masuk dalam daftar BPJS integrasi lama. Selama hasil verifikasi di lapangan membuktikan masyarakat itu tidak mampu maka akan dimasukkan ke dalam BPJS integrasi dan preminya dibayarkan pemerintah daerah,” tandas Adnan.
Kendati sudah ada penambahan 10 ribu, Adnan pun mengatakan, jumlahnya masih bisa bertambah lagi jika hasil verifikasi di lapangan menemukan lagi warga yang layak mendapatkan layanan integrasi ini.
”Per triwulan akan kita kaji terus terkait data masyarakat yang masuk dalam BPJS Integrasi. Jadi tetap ada kemungkinan bertambah lagi dari 129.601 jiwa yang kita persiapkan itu tergantung hasil temuan verifikasi di lapangan. Pemkab Gowa tidak ingin ada masyarakat tidak mampu, tidak mendapatkan layanan kesehatan. Jadi harus betul-betul selektif dan obyektif,” tegas bupati.
Terkait Kartu BPJS Integrasi yang belum dipegang seluruhnya masyarakat Gowa, menurut Adnan pihaknya juga sudah mengantisipasi jika tiba-tiba ada warga peserta integrasi membutuhkan layanan kesehatan dan belum memegang kartu.
”Data nama-nama masyarakat yang masuk dalam BPJS Integrasi sudah kami serahkan ke pihak BPJS. Jika mereka membutuhkan layanan dan belum pegang kartu, sudah bisa terlayani,” kata Kadis Kesehatan Gowa, dr H Hasanuddin terkait antisipasi kartu yang belum tiba di tangan masyarakat bersangkutan. (sar/mir)



×


Belum Pegang Kartu Sehat, Warga Gowa Sudah Ditanggung Pengobatan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar