PINRANG, BKM–Tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) Pinrang terancam terganggu lantaran dana hibah untuk pelaksanaan pergantian bupati belum cair. Tak hanya itu, ada kekhawatiran bila Pilbup bahkan terancam molor, manakala semua tahapannya bergeser dari jadwal yang sudah ditetapkan.
Belum cairnya dana hibah untuk tahapan dan pelaksanaan Pilbup Pinrang dipertanyakan komisioner KPU lantaran anggaran hibah sebanyak Rp28 miliar dari APBD Pinrang sudah di setujui dalam MoU oleh KPU dan Pemkab Pinrang. “Tabe puang anggarannya belum cair, bagaimana KPU bisa bekerja maksimal kalau dana belum cair juga,”ujar Ketua KPU Pinrang disela-sela acara launching Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pinrang Tahun 2018 dan Maskot KPU Pinrang, yang digelar di aula M Hotel Pinrang, Sabtu (7/9) malam.
Dalam acara yang bertemakan “Mewujudkan Pilkada di Pinrang yang Berbudaya dan Bermartabat ini turut dihadiri Ketua KPU Sulsel Iqbal Latief, para komisioner KPU Kabupaten/Kota se Sulsel, Asisten 3 Pemkab Pinrang Bau Sawerigading mewakili Bupati Pinrang, Ketua Parpol dan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pinrang, OKP dan Tokoh Masyarakat.
Mansyur Hendrik juga mengapresiasi terselenggaranya Launching Tahapan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Pinrang Tahun 2018 dan Maskot KPU Pinrang. “Kami berterima kasih kepada Ketua KPU Sulsel atas kehadirannya dan teman KPU dari berbagai Kabupaten Kota sulsel,”jelasnya.
Anggaran untuk Pilbup Pinrang sudah disetujui sebesar Rp28 miliar sehingga tahapan pemilu sudah dimulai Oktober mendatang. “Proses pertama, pemilu nanti akan berlangsung pada 27 Juni 2018 mendatang,”ungkapnya. (ady/rif/c)
Dana Belum Cair, Tahapan Pilbup Pinrang Terganggu
×

