pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Truk Pengangkut Semen Dominasi Pelanggaran di Jembatan Timbang

MAROS, BKM — Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Maccopa Kementerian Perhubungan mencatat sekitar 800 kendaraan setiap harinya mengangkut barang dan masuk di jembatan penimbangan. Dari jumlah tersebut sedikitnya 83 persen melanggar karena over kapasitas. Jumlah itu didominasi truk pengangkut semen.
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah IX, Benny Nurdin Yusuf, menuturkan, banyaknya pelanggaran yang dilakukan truk tronton pengangkut berbagai jenis barang yang melintasi jembatan timbang di Maccopa.
Dalam sehari, kata Benny, ratusan kendaraan yang terdeteksi melakukan berbagai pelanggaran mulai dari administrasi, muatan hingga modifikasi dimensi truk. Bahkan, berdasarkan data yang dimiliki hampir semua truk pengangkut semen melanggar.
”Dari hasil pemantauan kami beberapa bulan terakhir, jumlah pelanggar dalam sepekan mencapai 5.600 kendaraan. Pelanggaran didominasi kelebihan muatan modifikasi bak truk agar mampu memuat barang lebih banyak dan didominasi truk pengangkut semen yang tidak dilengkapi dengan surat ekspedisi,” ungkapnya akhir pekan lalu.
Benny menambahkan, untuk kendaraan yang tidak laik jalan, pihaknya terpaksa menahan mereka untuk tidak melanjutkan perjalanan, atau meminta sopir truk untuk pulang ke kantornya dengan membawa surat tilang.
Mereka diminta melakukan perbaikan lebih dahulu sampai kondisi kendaraan benar-benar layak jalan dengan tujuan agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya. Namun jenis pelanggaran lain, untuk sementara hanya diberikan peringatan serta dilakukan sosialisasi.
”Sementara kami peringatkan dulu dengan memberikan surat tilang. Jika kedepannya mereka masih ditemukan melakukan kesalahan yang sama, maka kami tidak segan-segan untuk memanggil perusahaan yang bertanggung jawab,” ucapnya.
Sekaitan dengan truk pengangkut semen, kata Benny, pihaknya meminta perusahaan untuk memasangkan truk gandeng. Hal ini untuk menghindari kerusakan jalan akibat truk yang over kapasitas.
”Kami akan memanggil semua pihak perusahaan semen yang memiliki truk pengangkut semen. Karena hampir dipastikan seluruh truk itu memiliki pelanggaran,” jelasnya. (ari/mir/b)



×


Truk Pengangkut Semen Dominasi Pelanggaran di Jembatan Timbang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar