pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

UMMa Jadi Universitas Pertama di Maros

MAROS, BKM — Univesitas Muslim Maros (UMMa) akan menjadi universitas pertama di Butta Salewangang. Perguruan tinggi swasta baru ini merupakan peningkatan status dari tiga sekolah tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Perguruan Islam (Yapim) Maros.
Ketua Yapim Maros Muhammad Ikram Idrus menyatakan optimis UMMa bisa terealisasi dalam waktu dekat. ”Tahun 2016 Universitas Muslim Maros sudah terbentuk. Saat ini prosesnya sementara bergulir di Kementerian Pendidikan Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Kita sisa menunggu pengumuman hasilnya,” ujar Ikram di sela-sela pelaksanaan wisuda sarjana di Hotel Grand City, Senin (14/9).
Saat ini, menurut Ikram Idrus, tiga sekolah tinggi yang dibawahi Yapim Maros telah mengelola delapan program studi (prodi). Sementara jika mengacu pada aturan untuk berdirinya sebuah universitas, minimal memiliki 10 prodi. Pengembangan prodi baru dilakukan sesuai kebutuhan stakholder yang ada di Kabupaten Maros.
”Ada tiga prodi baru yang nantinya akan kita buka jika sudah berubah status menjadi univseritas. Yaitu Akuntansi, keguruan Bahasa Inggris dan Peternakan,” tambah Ikram lagi.
Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Dr Andi Niartiningsih merespons rencana perubahan status sekolah tinggi yang dikelola Yapim Maros menjadi univesitas. Dia menyebut, pada bulan Maret 2015 lalu pihak Yapim sudah mengajukan pengusulan untuk perubahan status menjadi univesitas. Kemudian ditindaklanjuti dengan presentasi.
”Tidak lama lagi persetujuan pembentukan Universitas Muslim Maros akan keluar. Sudah selesai verifikasi perguruan tinggi dan prodinya,” kata Andi Niartiningsih.
Saat ini, tiga sekolah tinggi yang dikelola Yapim masing-masing Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP), Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper). STKIP mengelola tiga prodi, masing-masing prodi pendidikan Bahasa Indonesia dan daerah, matematika dan biologi.
Sementara STIM mengelola dua prodi, yakni S1 ilmu manajemen serta prodi manajemen keuangan dan perbankan diploma tiga. Stiper juga mengelola dua prodi, yakni agroteknologi dan agrobisnis.
Dalam wisuda kemarin, menurut Ketua STKIP Prof Dr Kaharuddin, menghasilkan sarjana baru sebanyak 136 orang. Terdiri dari prodi matematika 35 orang, bilogi 56 orang serta bahasa dan sastra Indonesia 45 orang. ”Dengan wisuda ini, STKIP Yapim Maros telah menghasilkan 1.505 orang alumni,” ujarnya.
Ketua STIM Yapim, Dr Muh Nasrum mengatakan diwisuda sebanyak 151 orang. Masing-masing prodi manajemen 135 orang, serta D3 keuangan dan perbankan 16 orang.
Sementara Stiper menghasilan sarjana baru 26 orang. Terdiri dari 46 orang dari prodi agroteknologi dan 12 prodi agribisnis.
Wisuda sarjana tiga sekolah tinggi Yapim Maros ini ditandai dengan orasi ilmiah oleh Prof Dr Nurul Ilmi Idrus. Dia membahas tentang remaja dan obat-obatan. (rus)



×


UMMa Jadi Universitas Pertama di Maros

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar