GOWA, BKM — Eceng gondok secara sepintas jika terlihat memang tak lebih dari hanya sebuah limbah. Namun siapa sangka jika tumbuhan liar air ini bisa menghasilkan berbagai rupa kerajinan tangan yang tentunya akan mendatangkan keuntungan bagi kehidupan masyarakat.
Hal ini yang menjadi dasar bagi kalangan Tim Penggerak PKK untuk memulai sebuah perubahan mindset. Sehingga menjadikan limbah memiliki nilai ekonomis. Pada Selasa (17/10), dengan mengagendakan dua hari, TP PKK Gowa menggelar pelatihan pengolahan limbah/daur ulang dan pemanfaatan bank sampah bekerjasama dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gowa.
Pelatihan yang bertempat di Baruga Tinggimae rujab Bupati Gowa ini diikuti puluhan kader PKK dari 18 PKK kecamatan. Pelatihan dibuka Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan. Para kader dan anggota PKK ini dipandu pemateri dari Mandiri Galeri, Azikin Sar. Sedangkan pemateri kedua oleh Direktur Bank Sampah, Saharuddin Ridwan.
Priska dalam sambutannya mengatakan, saat ini sampah dan limbah menjadi hal kritis bagi masyarakat baik di kota maupun di desa. Karena berdampak pada pencemaran udara akibat limbah rumahtangga yang tidak dimanfaatkan secara baik.
”Hal inilah yang menjadi perhatian bagi PKK untuk menyelenggarakan pelatihan bagaimana cara mengelola limbah sampah untuk dimanfaatkan agar bernilai ekonomis. Salah satunya adalah limbah eceng gondok ini,” kata Priska didampingi Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kawaidah Alham.
Priska mengatakan, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengubah sikap dan perilaku masyarakat agar tidak lagi memandang limbah sampah sebagai musuh yang harus dimusnahkan, melainkan sebaliknya limbah sampah tersebut merupakan sebuah kebutuhan. Karena dapat dijadikan beragam produk bernilai ekonomis yang bisa mendatangkan pendapatan keluarga. (sar/mir)
Kader PKK Gowa Olah Eceng Gondok Jadi Bernilai Ekonomis
×

