MAMUJU, BKM — Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) atau yang lebih dikenal TMMD ke 100 di Kodim Enrekang melibatkan banyak pihak. Termasuk di dalamnya keterlibatan ibu-ibu.
Peran kaum ibu Desa Ledan bersama para prajurit TNI Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD Imbangan ke 100 Kodim 1419 Enrekang patut diapresiasi. Dukungan kaum ibu Desa Ledan setiap hari secara bergotong royong memasak untuk menyiapkan makanan dan minuman bagi para prajurit TNI Polri dan masyarakat yang bekerja di lapangan.
Kaum ibu ditiap-tiap rumah yang dihuni para prajurit TNI Polri harus bangun tidur lebih pagi untuk memasak dan menyiapkan makan pagi. Sehingga para prajurit TNI Polri tersebut bisa melakukan aktivitas di lokasi bedah rumah dan pengecoran jalan sesuai waktunya.
Saat siang hari usai memasak, kaum ibu secara bersama-sama harus mengantar makanan dan minuman ke lokasi pekerjaan yang cukup jauh dari tempat tinggal mereka. Sehingga para prajurit TNI Polri dan masyarakat tidak sempat pulang dan makan di rumah.
Sore harinya, kembali kaum ibu memasak dan menyiapkan makan malam untuk para prajurit TNI Polri yang pulang bekerja. Aktivitas ini dilakukan secara rutin setiap hari sejak pembukaan hingga penutupan TMMD Imbangan nanti.
Karena seluruh prajurit TNI Polri selama berada di lokasi TMMD Imbangan Desa Ledan harus memiliki keluarga angkat dan tinggal di rumah rumah masyarakat. Hal ini mendapat sambutan positif dari masyarakat desa. Sehingga tercipta kemanunggalan TNI-Rakyat di Desa Ledan.
”Saya sangat mengapresiasi kaum ibu yang tampak gembira dan penuh semangat serta tak tampak lelah meski sehari-hari bekerja. Dimana kaum ibu menyiapkan makanan di dapur makanan mirip masa perjuangan kemerdekaan dulu,” tutur Dandim, Letkol Inf Aries Dwiyanto. (ala/mir/c)
Keterlibatan Kaum Ibu Dalam TMMD Kodim 1419 Patut Diapresiasi
×

