GOWA, BKM — Sebanyak 23 penghargaan baik skala nasional maupun regional yang telah diraih Adnan Purichta Ichsan selama kurun dua tahun lebih menjabat sebagai bupati Gowa, telah membuat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mempercayakan bupati termuda di Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini tampil sebagai pembicara di acara Talkshow Indonesia Science Expo 2017 yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (26/10).
Tak disangkal jika memang kepemimpinan putra H Ichsan Yasin Limpo (mantan bupati Gowa dua periode) ini cukup membooming sejak menakhodai pemerintahan di Kabupaten Gowa. Karena prestasi-prestasi besar itulah, Adnan yang mulai menjelma sebagai penginspirasi pemuda di negara ini berkesempatan tampil menjajal kualitas berpikirnya di nasional tersebut.
Dalam talkshow peran pemerintah daerah dalam meningkatkan inovasi dan daya saing daerah dan mengangkat tema ‘Implementasi Hasil Riset LIPI di Daerah Untuk Meningkatkan Inovasi Riset LIPI di Daerah’ itu, membuat Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Mego Pinandito banyak memuji Bupati Gowa yang diundang khusus bersama Indah Putri Indriani, Bupati Luwu Utara, Provinsi Sulsel sebagai pembicara di ajang tersebut.
Kesempatan ini pun tidak disia-siakan Adnan untuk menginspirasi peserta talkshow yang hadir. Menurut Adnan, terobosan-terobosan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa tidak hanya sekali dua kali.
Tapi kini sudah banyak. Salah satunya adalah target menjadikan Gowa sebagai kabupaten pendidikan pertama di Sulsel, melalui berbagai inovasi program dibidang pendidikan. Seperti pendidikan gratis yang diatur dalam Perda No 10 tahun 2009.
”Gowa kini adalah pelopor pendidikan gratis di Sulawesi Selatan,” kata Adnan saat menyampaikan keberadaannya di depan forum tersebut.
Dibeberkan Adnan, program pendidikan gratis yang awalnya dicetuskan bupati Gowa sebelumnya, yakni H Ichsan Yasin Limpo itu menjadi satu komitmen besar bagi Pemkab Gowa. Apalagi sejak tampuk pemerintahan di Gowa beralih ke tangannya sejak memenangkan Pilkada 2015 lalu.
Program ini kemudian menelorkan inovasi lainnya, seperti Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) yang tidak mengenal tinggal kelas, iman dan taqwa (Imtaq) Indonesia, Punggawa D’Emba yang merupakan inovasi metode pembelajaran dan program pendidikan lainnya.
Pada kesempatan itu, Adnan juga banyak berbicara terkait kesehatan gratis yang selama ini sudah berjalan di Gowa. Meski belakang diharuskan berintegrasi dengan BPJS. ”Kami di Gowa juga membangun masyarakat religius melalui program Jumat Ibadah,” ungkapnya.
Di bawah pemerintahannya, kata Adnan, meski fokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), tapi infrastruktur tetap juga diperhatikan. Seperti program pengalokasian 20 persen dari APBD untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan. Utamanya jalan-jalan penghubung desa. (sar/mir)
Adnan Beber Terobosan Pemkab Gowa
×

