MAKASSAR, BKM–Sedikitnya empat kader Partai Golkar Makassar terancam mendapatkan sanksi berupa teguran jika terus mempersoalkan keputusan yang telah diambil Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Keempat kader partai tersebut masing-masing Abd Wahab Tahir, Iswan S Utomo, Saharuddin Said serta Nasir Erang. Para kader tersebut kecewa karena berharap agar Golkar tidak lari kosong, namun sedapat mungkin mengajukan kader paling tidak untuk posisi calon wakil wali kota. Namun DPP Golkar akhirnya mengusung Munafri Arifuddin alias Appi sebagai calon wali kota yang akan disandingkan dengan politisi Partai Nasdem Andi Racmatika Dewi sebagai calon wakil wali kota. “Ini sementara kami bahas. Ada beberapa kader disinyalir melakukan perlawanan dan terancam diberi sanksi,”ujar Ketua Bidang Hukum Golkar Makasar Juniar Arge, Senin (30/10).
Menurut dia, kader tersebut dinilai merendahkan marwah partai, karena seolah-olah tidak menerima keputusan yang dikeluarkan. Yaitu Golkar akan merekomendasikan Appi sebagai bakal calon Wali Kota usungan partai.
Wakil ketua Golkar Sulsel bidang organisasi Muhammad Risman Pasigai juga membenarkan adanya ancaman sanksi bagi kader yang membangkang. Hanya saja untuk makassar, Risman cukup hati-hati mengomentarinya. “Kita (Golkar) ingin melihat seperti apa penolakannya”ujar Risman yang juga juru bicara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NH-Aziz ini.
Ketua DPD II Partai Golkar Makassar Farouk M Betta yang dimintai tanggapanya soal ancaman atau peringatan dari beberapa kader yang menyoal tidak adanya kader yang diusung di Pilwali Makassar menanggapi secara normatif. “Saya kan kader partai, bila ada keputusan resmi dari DPP, maka itu final dan mengikat. Dan saya kader yang taat azas”ujar Farouk yang juga ketua DPRD Makassar ini, Senin (30/10).
Sebelumnya Wahab Tahir yang tak lain adalah sekretaris Golkar Makassar melontarkan ancaman siap mundur jika tak ada kader yang diusung. Tak hanya itu wakil ketua bidang kajian kebijakan strategis Golkar Makassar Iswan S Utomo juga melontarkan kekecewaanya ketika DPP Golkar mengusung Appi dan mengabaikan Rusdin Abdullah serta Farouk M Betta.
Selain menyiapkan sanksi untuk kader pembangkang, sebanyak 15 Pimpinan Kecamatan (Pincam) golkar se Makassar hampir pasti mendukung Appi yang juga CEO PSM ini di Pilwali.
Wakil Bendahara Golkar Makassar, Syamsinar N Alam menyatakan seluruh Pincam akan mendukung segala rekomendasi dari partai, jika Golkar saat ini memberikan rekomendasi ke Appi. “Begitu arahannya, artinya dengan munculnya rekomendasi itu, ini belum juga kita lihat tapi sudah mengarah kesitu,”ungkapnya, Senin (30/10).
Selain itu Ocan sapaan akrab Saymsinar menuturkan kader golkar saat ini tidak hanya mendorong kader, melainkan golkar bakal mendukung siapapun sosok yang mampu memenangkan Pilwali nanti.
“Kita tidak hanya melihat Farouk sebagai kader golkar, tapi kita mengamankan semua pertarungan untuk memenangkan Pilwali. Kader tetap utama, tapi kita juga menerima semua keputusan DPP,”ujarnya.
Selain itu ia juga menyatakan jika saat ini sosok Appi lebih menguat untuk bertarung di Pilwali dan eletabilitasnya tinggi maka tidak ada alasan jika golkar tidak mendukungnya. “Kalau saat ini Appi yang mengguat pasti kita dukung, 15 Pincam juga pasti mengamankan karena kader harus tunduk, siapapun itu yang menjadi usungan golkar,” bebernya. (ita/rif)
Empat Kader Golkar Terancam Sanksi
×

