MAKALE, BKM — Wakil Ketua DPRD Tana Toraja Kendek Rante meninjau tanah longsor di Ke’pe Tinoreng, Rabu (15/11). Tanah longsor terjadi akibat hujan deras sepanjang hari yang melanda wilayah itu, Rabu (15/11).
Sejumlah titik jalan poros nasional amblas
Misalnya di Rano, bahu jalan amblas sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Demikian pula di Sangalla, bahu jalan amblas dan di Ke’pe Tinoreng Mengkendek juga bahu jalan amblas membuat rumah milik Natan Siama pensiunan Bappeda terseret beberapa meter.
Guna menghindari jatuhnya korban menyusul ditemukannya kerusakan di bagian lantai dan dinding rumah yang sudah retak, 8 jiwa keluarga Natan langsung diungsikan ke rumah keluarganya.
”Persawahan warga disekitarnya terancam gagal panen, sehingga pihak BPBD dan Dinas PU secepatnya memberi perhatian,” ujar Kendek Rante Kamis (16/11) disela-sela meninjau longsor.
Menurut Kendek longsor di km 8 Tinoreng harus segera dilakukan penanganan pemerintah. Pasalnya sekitar 20 ha sawah terancam tertimbun material longsor dan gagal panen.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Alpian Andi Lolo mengingatkan warga dan masyarakat Tator agar dipenghujung tahun untuk mawas diri karena intensitas curah hujan yang begitu tinggi potensi terjadi longsor bisa saja terjadi sewaku-waktu.
Apalagi struktur tanah wilayah Tana Toraja labil dan mudah longsor. (gus/C).
Wakil Ketua DPRD Tinjau Longsor
×

