MAMUJU, BKM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) dan Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pembentukan dan kerjasama BUMD. Penandatanganan dilakukan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dan Gubernur Kalse, Sahbirin Noor di ruang pola kantor gubernur Kalsel, Rabu (15/11).
Penandatanganan harus dilakukan kedua belah pihak sebagai persyaratan untuk mendapatkan bagi hasil dari proses pengelolaan Migas yang ada di blok Lere-lerekang. Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, pada kesempatan tersebut menyampaikan, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) sebagai pioner kerjasama Kalsel dengan Sulbar untuk perkembangan kedua daerah dimasa akan datang.
”Kita sudah melakukan perjalanan panjang untuk bisa membangun kesepahaman kerjasama dengan Sulbar. Hari ini kesepahaman tersebut sudah ditandatangani. Kami sangat mengapresiasi langkah pak gubernur Sulbar. Bagi kami, ABM adalah gubernur yang berhasil membuka jalan baru bagi kerjasama kedua daerah,” ungkap Sahbirin.
Senada dengan Sahbirin, ABM menyebut kerjasama antara Sulbar dan Kalsel adalah kerjasama dengan potensi jangka panjang dibanyak sektor baik Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA).
”Kedua belah pihak, baik Kalsel ataupun Sulbar sama-sama menyepakati kerjasama dengan pembagian hasil yang fair. Ini artinya, kedua belah pihak akan semakin mudah membuka kerjasama disektor lainnya dalam jangka panjang,” sebut ABM.
Setelah penandatanganan kesepahaman kerjasama BUMD tersebut, baik ABM maupun Sahbirin Noor, sama-sama berjanji untuk lebih membangun komunikasi. Sahbirin bahkan menyebut akan berkunjung ke Sulbar dalam waktu dekat. (ala/mir/c)
Gubernur Sulbar dan Kalsel Akhirnya Tandatangani MoU
×

