pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

SI Jebol, 15 Ribu Ha Sawah Kering

SIDRAP, BKM — Sebanyak 15 ribu Hektare (Ha) lahan persawahan di enam kecamatan, di Kabupaten Sidrap teramcam tidak dialiri air untuk sementara waktu di Musim Tanam (MT) Oktober-Maret (Okmar) 2017-2018.

Hal itu akibat jebolnya Saluran Induk (SI)Rappang yang menghubungkan dua kabupaten yakni Pinrang dan Sidrap, Minggu dinihari kemarin.
Tepatnya di Br.7 – Br.8, tanggul kanan, di wilayah Kecamatan Patampanua, Pinrang dengan panjang jebol 22 meter.
Kadis Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sidrap, Imran Abidin mengatakan, saluran tanah jebol karena tanggul sudah berusia puluhan tahun dan keropos.
“Ini sudah dilaporkan kepada Dinas PSDA Provinsi maupun Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang untuk secepatnya ditangani,” kata Imran, kemarin.
Ia pun mengimbau kepada para kelompok Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dan anggota P3A tetap melakukan pengolahan sawah.
“Bagi petani yang sudah melakukan pesemaian benih tetap dilanjutkan dengan memanfaatkan air hujan sambil kami melakukan perbaikan dalam waktu yang tidak lama,” tandasnya.
Sementara, Kabid SDA, Yusuf Thamrin mengatakan, pengolahan persawahan pada MT Okmar ini akan mengalami ketergangguan terkait ketersediaan air. Sebab, pintu air yang mengarah ke Sidrap ditutup.
Selain Sidrap, ada sekitar 2,5 ribu Ha persawahan di tiga Kecamatan di Pinrang juga terkena dampak jebolnya saluran induk Rappang.
“Itu sudah dilaporkan ke provinsi agar secepatnya dilakukan penanganan darurat. Sebab, saat ini para petani sudah mulai menggarap lahan pertanian,” pungkasnya. (ady/C)



×


SI Jebol, 15 Ribu Ha Sawah Kering

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar