KETUA Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov) ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setnov menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP.
Pasca penahanan Setnov, otomatis posisi Ketua Umum Partai Golkar menjadi lowong.
Sejumlah kader senior dan pengurus Partai Golkar berharap segera digelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) partai.
Salah satunya adalah Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang juga Gubernur Sulsel.
Lelaki yang pernah mencalonkan diri sebagai calon Ketum Golkar pada Munaslub 2016 di Bali itu mendorong proses pergantian ketua umum di Golkar dipercepat.
Menurutnya, harus ada kesepakatan di kalangan pengurus, terutama kader senior untuk secepatnya menggelar Munaslub.
Menurutnya, jika Munaslub dipercepat, akan menutup peluang terjadinya intrik yang bisa memecah belah Golkar. “Munaslub lebih cepat, sehingga intrik yang bisa memecah Golkar ke dalam bisa dicegah,” ujar SYL usai membuka Workshop Asosiasi Pemerintah Provinsi Indonesia (APPSI) di Surabaya, Rabu (22/11).
Terkait pengangkatan pelaksana tugas (Plt) ketua umum yakni Idrus Marham, mantan Ketua DPD Golkar Sulsel ini menyebutkan diperlukan untuk saat ini. Terlebih untuk melakukan pengendalian organisasi kepengurusan. “Saya tentu tidak dalam kapasitas siapa yang terbaik, menurut saya mereka harus melihat kepentingan lebih kuat,”jelas SYL yang juga Ketua Kosgoro Sulsel ini.
Saat dimintai tanggapannya soal peluangnya untuk kembali maju di bursa calon ketua umum. Mantan Bupati Gowa dua periode ini mengakui siap maju asalkan mendapat dukungan dari kader Golkar lainnya. “Sampai saat ini masih kader Golkar, semua kader punya peluang. Jangan sampai dikira ambisius, tidak. Kemarin saya hanya memperlihatkan kalau kita punya moralitas kuat di Golkar dan cara berpolitik yang santun serta bersahabat. Tidak semua diatur dengan cara-cara yang tidak benar,” jelasnya.
Sebagai partai besar, SYL yang dalam Munaslub lalu meraih 27 suara berharap masalah yang ada bisa segera diatasi. Sebab, selama ini golkar menjadi parpol yang menjadi wadah aspirasi masyarakat. (rhm/rif)
Munaslub Golkar Harus Dipercepat
×

