GOWA, BKM — Rapat pembahasan KUA-PPAS yang dilaksanakan, Senin (11/12) mulai pukul 10.00 Wita dan berakhir pukul 13.40 Wita, akhirnya tuntas juga tanpa kendala. Bahkan, pembahasan KUA-PPAS menuju pembahasan paripurna dewan pun telah disepakati bersama antara legislatif dan eksekutif.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, Pemkab dan DPRD bersepakat untuk melakukan pembahasan dan mendahulukan kepentingan masyarat di atas kepentingan pribadi dan golongan.
”Alhamdulilah, semua anggota Banggar hadir dan kita agendakan sebentar malam penyerahan dan besok (Selasa, Red) dilakukan paripurna. Yang jelas, diharapkan APBD 2018 ini harus selesai sebelum tanggal 20 Desember. Pokoknya, sebelum tanggal itu kita sudah ketok palu,” tandas bupati sesaat meninggalkan ruang Baruga Karaeng Pattingaloang, tempat rapat Banggar pembahasan KUA-PPAS.
Disinggung soal usulan penambahan biaya perjalanan anggota dewan sebesar Rp19 miliar, Adnan mengatakan tetap tidak diakomodir. Namun bupati yang suka tersenyum ini meminta agar masalah pro kontra Banggar kemarin tidak usah diungkit-ungkit lagi.
”Kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan kan sudah ada. Dan itu sesuai PP 18 tahun 2017. Klusternya juga kluster sedang dan itu sudah diakomodir didalamnya,” kata Adnan.
Hal senada dikatakan Ketua DPRD Gowa, Ansar Zaenal Bate. ”Kita kembali ke pagu indikatif. Kalau masalah yang kemarin itu sudah selesai dan sekarang kita fokus bekerja mengawal APBD agar segera bisa ditetapkan,” ucap Ansar singkat.
Untuk program 2018 mendatang, Pemkab masih memprioritas pembangunan disektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur serta kebersihan. Terkait kebersihan menurut Adnan, dialokasi penambahan satu unit armada sampah. Pemkab juga memfasilitasi tambahan satu unit mobil pemadam kebakaran.
Sebelumnya, rapat pembahasan KUA-PPAS ini sempat gagal tiga kali. Dari tiga kali gagal itu disebabkan sejumlah anggota Banggar DPRD memboikot pembahasan. Mereka tidak mau hadir dengan bersikukuh lantaran permintaan penambahan anggaran perjalanan dewan sebesar Rp19 miliat itu tidak direspon bupati Gowa. Bahkan, ditolak dengan alasan permintaan itu sangat tidak wajar. (sar/mir)
APBD Gowa Diagendakan Ketok Palu Sebelum 20 Desember
×

