GOWA, BKM — Cuaca mulai ekstrem. Hujan deras dibarengi angin kencang mulai merutin. Karena kondisi itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menginstruksikan pembentukan posko siaga bencana di kabupaten hingga di kecamatan.
”Sesuai perkiraan cuaca BMKG, bulan Januari merupakan puncak cuaca ekstrem, sehingga harus diwaspadai,” kata Adnan kepada wartawan, Selasa malam (19/12).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gowa diinstruksikan untuk membentuk posko siaga bencana bekerjasama instansi terkait. Adnan lalu memberikan sejumlah contoh, di antaranya genangan yang cukup berarti di kawasan BTN Andi Tonro, Sungguminasa yang terjadi Minggu (17/12). Kondisi tersebut meski tidak terlalu mengkuatirkan, namun tetap perlu diwaspadai agar tidak menyulitkan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Gowa, Muh Arfah, mengatakan, pihaknya membentuk posko bencana bekerjasama instansi terkait. Sebelumnya, BPBD bekerjasama Kodim 1409 Gowa, maka kerjasama ini akan terus dilanjutkan.
Arfah menjelaskan, ada beberapa titik lokasi yang menjadi perhatian pihak BPBD, seperti di Kecamatan Somba Opu, Bajeng, Bajeng Barat, Pallangga, Barombong, Bontonompo, dan Kecamatan Bontonompo Selatan. ”Ini daerah yang rawan angin kencang,” katanya.
Dikatakan, untuk titik rawan tanah longsor meliputi Biringbulu, Tombolopao, Tinggimoncong, Parangloe, Manuju, Bontolempangan, Bungaya, dan Parigi. Sementara untuk daerah yang rawan banjir, masing-masing Pallangga, Somba Opu, Pattalassang, Bontomarannu, dan Bontonompo Selatan. (sar/mir)
Adnan Instruksikan Bentuk Posko Siaga Bencana di Kecamatan
×

