MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar kembali menggelar Gerakan Makassar Salat Subuh Berjamaah (GMSSB). Salat subuh berjamaah dilaksanakan di Anjungan City of Makassar.
Salat subuh perdana di 2018 dipimpin Ust Azhar Temanggong sebagai penceramah yang diikuti masyarakat dan juga Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Danny sapaan akrab Wali Kota Makassar menyampaikan bahwa GMSSB merupakan program pemerintah kota dan telah berjalan di 2017. Sujud menyambut fajar di tahun 2018 menjadi momen yang cukup langkah dilakukan. Dan bahkan baru pertama kali dilakukan di awal tahun ini.
Tidak lupa di depan jamaah, Danny menyebut yang hadir dalam pelaksanaan GMSSB ini adalah orang-orang pilihan dan super pilihan. Alasannya di mana semua merayakan acara pergantian tahun dan menyempatkan diri untuk bangun 04:00 wita melaksanakan salat subuh berjamaah.
“Tidak gampang ini, karena rata-rata kita baru tidur jam 02.00 dan harus bangun persiapan salat subuh pukul 4.00. Yang hadir hari ini adalah orang-orang pilihan,” sebutnya.
Di ujung sambutannya, Danny menyebut satu kesyukuran di tahun baru masih diberi kesehatan untuk dapat tetap melaksanakan salat berjamaah. Pergantian tahun juga dilalui dengan kondisi cuaca baik, masyarakatnya tertib, yang berarti pertanda secara attitude, warga Makassar telah mengalami perubahan yang sangat baik.
Dai Kondang Ust Azhar Temanggong memuji kegiatan keagamaan rutin yang dilakukan Pemkot Makassar. Melihat itu, ustad yang akrab disapa ATM berharap warga kota tidak membiarkan Makassar mundur lagi.
“Kalau mau lihat orang Islam, lihat di hari raya dan hari jumat. Kalau mau lihat orang beriman, lihat di waktu subuh. Tapi kalau mau lihat hebatnya lagi orang beriman, lihat di subuh pertama 2018 di pantai Losari,” sebutnya.
Sementara itu, pada tengah malam pesta perayaan malam pergantian tahun baru 2018 juga berpusat di Anjungan City of Makassar. Ribuan masyarakat hadir menyemaraki pesta tahunan penuh kembang api.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, yang hadir di tengah masyarakat menikmati semaraknya pesta pergantian tahun mengapresiasi kondisi di Anjungan City of Makassar tertib dan aman. Kondisi itupun dinilainya menjadi tanda baik bagi keberlangsungan kota ke depan.
“Artinya warga sudah semakin dewasa,” kata Danny.
Antusias masyarakat hadir menutup tahun 2017 dan menyambut tahun baru 2018 cukup tinggi. Warna cerah kembang api menghiasi langit menghibur masyarakat apalagi pada saat detik-detik masuknya tahun 2018.
Agar lebih menyemaraki pesta pergantian tahun ikut ditampilkan pementasan budaya lokal, artis lokal asal Makassar dan musik DJ. Tidak ketinggalan aksi petugas Damkar Makassar menyemprotkan air ke udara.
“Kemeriahan kembang api di pesta pergantian tahun merupakan swadaya masyarakat. Masyarakat sendiri yang mengadakan, mungkin ini indikasi bahwa tingkat kesejahteraan sudah semakin baik. Beda di Singapura, pemerintahlah yang menyiapkan kembang api,” ujarnya. (arf)
Salat Subuh Berjamaah Sambut 2018
×

