JENEPONTO, BKM — Pelaksana Tugas (Plt) Sekkab Jeneponto, dr H Syafrudin Nurdin bertindak selaku inspektur upacara (Irup) pada apel pagi di kantor bupati Jeneponto, Selasa (2/1).
Tampilnya Syafruddin Nurdin sebagai Irup membuat banyak pegawai lingkup Pemkab Jeneponto bertanya-tanya soal apakah betul Syafruddin Nurdin sudah menjadi Plt Sekkab Jeneponto.
Teka-teki ini pun langsung dijawab Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar. Saat dihubungi di rumah jabatannya, Bupati Iksan Iskandar mengakui kalau Syafruddin Nurdin sudah menjabat sebagai Plt Sekkab pada 2 Januari 2018.
”Batas akhir masa tugas mantan Sekkab Jeneponto, Saudara Muh Syarif pada 1 Januari 2018, makanya tidak boleh ada kekosongan jabatan. Maka dari itu saya menunjuk pelaksana tugas Sekkab Jeneponto, dr H Syafruddin Nurdin,” jelasnya kemarin.Lanjut Iksan mengatakan, pergantian Sekkab adalah hal biasa. Apalagi, mantan Sekkab Jeneponto, H Muh Syarif mengundurkan diri atau pensiun dini guna mengikuti perhelatan Pilkada 2018 ini.
”Syarat untuk mendaftar di KPUD Jeneponto, harus ada surat tertulis bukti pengunduran diri selaku PNS,” jelas Iksan Iskandar.
Kepala BKPSDM Jeneponto, H Arifin Nur, membenarkan kalau yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas Sekkab Jeneponto oleh Bupati adalah Kadis Kesehatan, dr H Syafruddin Nurdin selaku Plt Sekkab Jeneponto terhitung malai hari Selasa, 2 Januari 2018.
Sekretaris Pribadi Sekkab Jeneponto, Mardiana Amin, mengakui kalau barang-barang inventaris milik mantan Sekkab Jeneponto, Muh Syarif Karaeng Patta sudah tidak ada lagi. Semuanya sudah diambil sejak tiga hari lalu.
Sekarang ini, kata Mardiana, dirinya sedang mempersiapkan penataan ruang yang akan ditempati bos barunya, yakni Plt Sekkab Jeneponto, dr H Syafruddin Nurdin. (krk/mir/c)
Hari Pertama Kerja, Plt Sekkab Jeneponto Langsung Jadi Irup
×

