pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Parpol Papan Tengah tak Ingin Kecolongan

MAKASSAR, BKM–Partai politik (Parpol) papan tengah seperti Partai Hanura dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak ingin kecolongan untuk meraih simpati dan dukungan masyarakat pada Pemilu legislatif (Pileg) 2019 mendatang.
Untuk itu, kedua parpol yang masing-masing mengontrol 6 kursi di DPRD Sulsel ini akan mendorong calon bupati, wali kota, wakil bupati dan wakil wali kota yang dapat memberi kontribusi suara pada pemenangan partai di Pileg nanti.
Di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel, PKS berkoalisi dengan Partai Gerindra mengusung pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, sementara Hanura lebih nyaman bersama Partai Golkar mengusung Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz). Di Pilwali mapun di Pilbup, juga PKS hampir seluruhnya berkoalisi dengan Gerindra, kecuali di Pilbup Jeneponto, dimana Hanura mengusung kadernya Mulyadi Mustamu sebagai calon bupati, sementara PKS mengusung Andi Thahal Fasni sebagai calon wakil bupati.
Anggota tim Pilkada PKS Sulsel Ariady Arsal menegaskan bila partai berlambang bulan sabit kembar tetap ingin berkoalisi dengan Partai Gerindra, baik di Pilgub Sulsel serta sejumlah daerah yang akan mengikuti Pilbup. Menurut Ariady, hampir semua daerah, PKS bersama Gerindra membangun koalisi diantaranya Ilhamsyah Azikin-H Sahabuddin di Bantaeng, Andi Seto-Andi Kartini di Sinjai, Andi Andi Fahsar-Ambo Dalle di Bone, Jamaluddin Jafar Jarre di Pinrang, dan memungkinkan di Enrekang pasangan Maskur Makmur Latanro- Dr Hasanna Lwang. “Kita juga berharap daerah lain seperti Luwu, Makassar dan Parepare PKS dan Gerindra berkoalisi,”ujar legislator PKS Sulsel dua periode ini.
Adapun Partai Hanura juga mengunggulkan usungannya di 12 daerah, meski lebih banyak bersama Partai Golkar dan Nasdem seperti Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi di Makassar, Mulyadi di Jeneponto, Andi Fajar Yanwar di Sinjai, Andi Fashar-Ambo Dallle di Bone, dr Baso Rahmanuddin-Anwar Sadat di Wajo, Fatmawati-Madjid di Sidrap, Abd Latif di Pinrang, Muslimin Bando-Asman di Enrekang, Akhmad Syarifuddin di Palopo serta Basmin Mattayang di Luwu.
Untuk saat ini Partai Hanura Sulsel masih menahan lima usungannya. Alasannya karena bakal calon yang diberikan surat tugas masih terkendala dengan parpol koalisi dan pasangannya.
Sekretaris DPD Partai Hanura Sulsel Affandy Agusman Aris mengungkapkan karena itu sampai sekarang kelima daerah tersebut belum juga diterbitkan rekomendasi dengan format B1 KWK atau dukungan digunakan mendaftar ke KPU nantinya. “Masih ada lima yang belum kami keluarkan, rata-rata karena belum ada pasangannya,”ujar Affandi di media center DPRD Sulsel, Rabu (3/1).
Ke Lima daerah tersebut masing-masing di Bantaeng antara Ilham Azikin atau Abd Wahab, Andi Fajar Yanwar di Sinjai, Faisal A Sapada-Asriadi Samad di Parepare, di Baso Rahmanuddin-Anwar Sadat di Wajo dan Akhmad Syarifuddin-Budi Sada di Palopo.
Meski demikian, dari kelima daerah tersebut Hanura dalam waktu dekat akan memutuskan usungannya pada tanggal 5 lusa. “Menit terakhir kami serahkan. Paling lambat tanggal 5 Januari,”jelas Affandi. (rif)



×


Parpol Papan Tengah tak Ingin Kecolongan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar