MAMUJU, BKM — Pada Desember 2017, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Sulbar mengalami penurunan sekitar 0,52 persen jika dibandingkan NTP pada Nopember 2017 yang mencapai 110,96 persen. Ini berdasarkan hasil pemantauan produsen berbagai komoditi barang dan jasa di daerah pedesaan Provinsi Sulbar. Demikian disampaikan Kepala Bidang Statistik dan Distribusi BPS Provinsi Sulbar, Markus Uda di Mamuju, Jumat (5/1).
Dikatakan, menurunnya NTP di Sulbar dikarenakan perubahan indeks harga yang diterima petani sebesar 0,11 persen. Sedangkan indeks harga yang dibayar petani meningkat sebesar 0,77 persen. Dimana, kenaikan harga komoditi hasil pertanian dari bulan sebelumnya lebih lambat dibandingkan kenaikan harga barang keperluan konsumsi dan produksi.
Ditambahkan, bila dibandingkan periode yang sama pada Desember 2016,
dua subsektor mengalami peningkatan, yakni sub sektor holtikultura meningkat sebesar 0,96 persen dan subsektor perikanan meningkat sebesar 0,85 persen.
Sementara tiga subsektor lainnya mengalami penurunan, seperti subsektor tanaman pangan turun menjadi 0,15 persen, tanaman perkebunan rakyat 1,76 persen dan sektor peternakan 0,15 persen. (int)
NTP Sulbar Turun 0,52 Persen
×

