BARRU, BKM — Dana siap pakai dari BNPB untuk normalisasi sungai Balusu dan Ajakkang di Kecamatan Balusu akan menggunakan anggaran sekitar Rp 6,7 milyar. Pengerukan kedua sungai tersebut belum selesai dan dilakukan untuk mengurangi resiko sekitar wilayah tersebut. Bupati Barru Suardi Saleh usai melakukan sidak di Kantor BPBD Barru, Selasa (9/1) menyatakan besaran anggaran untuk normalisasi kedua sungai di Kecamatan Balusu yakni sungai Balusu dan Ajakkang sebesar Rp 6,7 milyar. “Harapan Pemkab Barru dengan adanya bantuan dana siap pakai yang bersumber dari BNPB ini, maka rawan banjir di wilayah Balusu bisa lebih berkurang,” kata Suardi.
Bukan hanya kedua sungai ini yang dinormalisasi. Setelah ini, sungai yang diperioritaskan untuk penguatan dan normalisasi adalah sungai Joncongan di Kelurahan Mallawa Kecamatan Mallusetasi. Tentu dana untuk program penguatan dan normalisasi sungai diharapkan dapat mengcover beberapa sungai yang dinilai berpotensi bisa menciptakan genangan dan rawan banjir.
“Mudah-mudahan dana itu terus bergulir untuk normalisasi sungai rawan banjir di Barru, “terangnya (udi/C)
Normalisasi Sungai Dianggarkan Rp 6,7 M
×

