pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tak Ada Lagi Pencetakan Naskah UN

MAKASSAR, BKM — Tahun ini, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA/SMK sederajat seluruhnya berbasis komputer. Olehnya itu, tidak ada lagi percetakan naskah ujian berupa kertas, seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo sudah menegaskan jika ujian akhir bagi siswa kelas III SMA/SMK sederajat, baik negeri maupun swasta, seluruhnya berbasis komputer.
” Kami upayakan tahun ini tidak ada lagi pencetakan naskah ujian. Sebagai siswa harus menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK, ” ungkap lelaki yang akrab disapa None itu.
UNBK dipastikan bisa mengefisiensikan anggaran ujian nasional. Mulai pencetakan naskah ujian, pengamanan dan pengawalan, hingga distribusi naskah ke kabupaten/kota, hingga yang terpencil sekalipun.
” Tentu ada banyak efisiensi anggaran yang bisa kita lakukan dengan penerapan UNBK, ” ungkapnya.
Dia melanjutkan, potensi kebocoran soal juga bisa dihindari karena setiap siswa akan menghadapi materi soal yang berbeda-beda.
Yang harus menjadi perhatian saat ini adalah persiapan sarana maupun prasarana yang dibutuhkan. Mulai dari jaringan internet, ketersediaan komputer dan laptop, serta tenaga listrik.
Lelaki yang akrab None ini menjelaskan, mau atau tidak mau, suka atau tidak, seluruh siswa yang saat ini sudah kelas tiga, harus mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Dia melanjutkan, berbeda dengan UNBK tahun 2017 lalu, tahun ini, model soal cukup berbeda. Selain ada multiple choice alias pilihan ganda, soal juga disajikan dalam bentuk esai.
Karena itu, dia mengimbau kepada siswa untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya dalam menghadapi UNBK tahun ini yang rencananya akan dilaksanakan Maret mendatang.
“Seluruh siswa yang akan menghadapi UNBK diharap mempersiapkan diri sebaik-baiknya agar bisa sukses dalam ujiannya, ” ungkap None.
Data dari Disdik Sulsel, tahun ini, lebih seratus ribu siswa akan mengikuti UNBK. Sebanyak 39 ribu merupakan siswa SMK, dan sisanya adalah siswa SMA.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Kejuruan, Ruslim, menjelaskan, kesiapan siswa SMK menghadapi UNBK tahun ini sudah 100 persen. Tidak ada persoalan berarti yang ditemukan dalam sarana dan prasarana.
“Tahun lalu kan, SMK juga sudah 100 persen mengikuti UNBK. Jadi tahun ini tentu sudah tidak ada persoalan, ” ungkap Ruslin.
Sementara siswa SMA/Madrasah Aliyah yang akan ikut ujian tahun ini, berdasarkan data sementara yang masuk sebanyak 67.900 siswa berasal dari sekolah negeri dan 24.510 daei sekolah swasta. Total siswa SMA/MA yang ikut UNBK tahun ini sebanyak 92.390 siswa yang tersebar di 989 sekolah baik negeri maupun swasta.
Menurut rencana, UNBK akan digelar pada bulan April mendatang.
Sebelumnya, Gubernur Syahrul Yasin Limpo, menekankan, pelaksanaan UNBK sudah merupakan kewajiban.
” Artinya besok tidak ada lagi siswa yang tidak ikut UNBK. Ini sangat menguntungkan siswa, memudahkan pengawasan pada setiap aspek. Ini harus menjadi orientasi kita agar maksimal, kita berharap pelaksanaan sempurna namun tetap saja ada masalah misalnya jaringan. Kita ingin tahun ini 100 persen semua harus UNBK,” harapnya. (rhm)



×


Tak Ada Lagi Pencetakan Naskah UN

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar