MAKALE, BKM — Setelah Front Masyarakat Toraja Bersatu (FMTB) yang berunjuk rasa di Mapolres Tana Toraja, giliran massa dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Toraja Pencari Keadilan (AMMTPK) yang berunjuk rasa di kantor korps baju coklat tersebut, Selasa (16/2).
Unjuk rasa yang digelar AMMTPK pada kasus yang sama tetapi berbeda tuntutan. Jika massa FMTB meminta Polres segera menuntaskan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Kadis PUPR Papua, Djuli Mambaya (DJM), kini AMMTPK meminta Polres Tana Toraja segera menahan Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Papua, John Rende Mangontan (JRM). Jhon diminta ditahan karena diduga melakukan penganiayaan terhadap Djuli Mambaya.
Jenderal lapangan AMMTPK, Luter dalam orasinya meminta Jhon Rende yang telah ditetapkan tersangka segera ditahan. Ia juga mempertanyakan kenapa kasus ini lama dituntaskan.
Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto P.Sirait saat menerima perwakilan massa geram atas poster yang dibentangkan massa yang tidak mendasar. Dalam poster tersebut, massa meminta agar Kasat Reskrim Polres Tana Toraja segera dicopot.
“Semuanya kewenangan penyidik untuk tidak menahan JRM. Tidak boleh diintervensi siapapun, ” tegas Julianto.
Julianto mengungkapkan, kasus penganiayaan DJM sudah P21 atau berkasnya lengkap, tinggal diserahkan ke Kejaksaan.
Hanya saja, kata dia, tahapan INI butuh waktu. Apalagi DJM maupun JRM keduanya tersangka dengan kasus berbeda. (gus/c)
Giliran AMMTPK Datangi Polres
×

