MAMUJU, BKM — Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Drs Baharuddin Djafar MSi terus dorong dalam mendukung program Polri dalam mewujudkan dan lebih meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap para personel Polri. Termasuk di jajaran kepolisian pada wilayah Polda Sulbar.
Menurutnya Kapolda Sulbar, dalam era globalisasi ini, Polri itu harus mampu memberikan kepercayaan terhadap masyarakat. Misalnya pada proses dalam seleksi pendidikan Sespimmen, maupun Sespimma dan SIP Polri Tahun Anggaran 2018, harus dilaksanakan secara jujur, objektif, bersih, transparan, akuntabel, unggul, dan kompetitif.
Untuk itu, dalam menyikapi hal tersebut, langkah mengawali seleksi Sespimmen, Sespimma dan SIP Polri TA. 2018, panitia daerah (Panda) Polda Sulbar menggelar penandatanganan pakta Integritas sebagai wujud untuk menciptakan proses seleksi yang bersih. Pelaksanaan penandatanganan pakta integritas dilaksanakan di aula Mapolda Sulbar, Senin (29/1).
Penandatanganan pakta integritas ini dipimpin langsung Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Drs Baharudin Djafar MSi didampingi Wakapolda dan Irwasda serta dihadiri para pejabat utama bersama seluruh panitia dan peserta seleksi. Pelaksanaan kegiataan ini diawali dan ditandai dengan pembacaan serta penandatanganan pakta integritas oleh Kapolda, para PJU, dan peserta seleksi.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sulbar mengatakan, dengan dibaca serta ditandatanganinya pakta integritas ini, maka semua pihak yang terkait dalam penerimaan seleksi didik Sespimmen, Sespimma dan SIP 2018 telah sepakat untuk menghindari segala bentuk kecurangan.
Untuk itu, seluruh panitia pelaksana diharapkan dapat bekerja secara profesional. Begitu pula para peserta seleksi tetap tunjukkan semangat serta bersaing dengan sehat. ”Selamat berjuang dan semoga sukses semua. Karena kerja keras maka langkah ini pasti akan berbuah manis pada apa yang akan di laksanakan secara baik,” papar Kapalda Sulbar.
Sementara itu, Kepala Biro (Karo) SDM Polda Sulbar, Kombes Pol Dra Dien Irhastini memaparkan, sesuai jadual yang diserahkan panitia, maka seluruh peserta akan mengikuti beberapa tahapan tes. Di antaranya pemeriksaan administrasi pemeriksaan psikologi, pemeriksaan kesehatan, serta pembuatan NKP.
Untuk menghindari kecurangan pada proses seleksi, sebelumnya panitia melaksanakan penandatanganan pakta integritas serta pengambilan sumpah. Sehingga mereka bisa menjaring calon perwira Polri yang berkualitas, jujur, profesional, bermoral, modern, dan dipercaya masyarakat.
Karo SDM kepada Kabag Dalpres, AKBP Muhammad Zakiy menegaskan, setiap pelaksanaan pada seleksi Sespimmen, Sespimma, dan SIP pada tahun 2018, harus mampu mengedepankan prinsip Betah atau bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Pada seleksi ini diikuti 79 orang terdiri dari seleksi Sespimmen 2 orang, Sespimma 5 orang, dan SIP sebanyak 72 orang. (ala/mir/c)
Kapolda: Polri Harus Beri Kepercayaan Masyarakat
×

