pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

MAKASSAR, BKM–Tiga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersaing mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai calon Wali Kota Makassar jelang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Juni 2018 mendatang.
Persaingan tersebut lantaran Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Makassar mendatangi ketiga politisi PKS ditiga tempat yang berbeda, Kamis (18/5).
Awalnya Ketua DPC PDIP Makassar Bahar Mahmud bersama sekretaris Mesakh Rantepadang, Ketua Bappilu Raizul Jaiz serta Wakil Ketua Ar Soni menemui Iqbal Jalil di pesantren, kemudian menemui Sri Rahmi di Jalan Hertasning Baru. Terakhir, PDIP menemui Mudzakkir Ali Jamil di kantor DPC BKPRMI Makassar.
Iqbal Djalil merupakan pendaftar ke delapan yang dilamar oleh PDIP. Legislator PKS Makassar dua periode ini mengaku semakin optimis menyongsong Pilwali nanti.
Iqbal didatangi di Pondok Pesantren Darul Aman tepatnya di Padepokan HM Iqbal Djalil Gombara, Jl KH Abdul Jabbar Asyiri, Kecamatan Biringkanaya.
Anak pesantren pun menyambut mereka di sepanjang jalan menuju lokasi lamaran. “No body perpect, No body perpect,” teriak anak-anak pesantren sambil berdendang.
Iqbal pun memberitahukan kedekatannya dengan elite PDIP sangat dekat sebab sejak dulu telah menjalin silahturahmi dengan partai dari besutan Megawati. Sehingga ia tidak heran jika ia dilamar PDIP. “Saya pernah satu komisi dengan Pak Bahar, sekarang satu komisi dengan Pak Mesakh, jadi ini saya apresiasi dan menjadi tambah kedekatan selatan lagi dengan PDIP,”bebernya.
Bahar Mahmud mengungkapkan perkenalannya sudah 10 tahun dengan Iqbal sehingga bukan hal baru lagi jika PDIP melamar sosok Iqbal Djalil. “Saya sudah 10 tahun berkenalan dengan Pak Iqbal, saya yakin beliau cinta NKRI, merdeka, ini adalah bentuk pelayanan PDIP sebagai partai penguasa. Jemput bola ini adalah salah satu pelayanan dalam kandidat,” tuturnya. Bahar berharap Iqbal Djalil mengembalikan formulir kepada PDIP.
Soal peluang ketiga politisi PKS tersebut, Pengamat Politik dari Unismuh Makassar Luhur Andi Priyanto menilai kualitas dan kapasitas Iqbal Djalil sudah tidak diragukan lagi, sehingga peluangnya cukup besar, termasuk bila digendeng berpaket dnegan petahana Danny Pomanto. ” Saya kira incumbent sudah tahu kualitas dan kapasitas beliau, Pak Ije termasuk kader PKS yang khas,”ujar Luhur, Kamis (18/5).
Luhur menilai Ije merupakan politisi yang berpengalaman dengan integritas yang terjaga, berlatar belakang nilai-nilai pesantren yang menjunjung kemajuan dinilainya sesuai dengan profil Wali Kota Makassar, Danny Pomanto yang berupaya membangun kepemimpinan kota dunia yang maju, dengan nilai-nilai religuitas yang kuat. (ita/rif)

GOWA, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa meluncurkan dua unit mobil pintar atau Oto Car (oto cara’de’), Rabu (17/5) pagi. Peluncuran ini dilakukan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi jajaran KPU Gowa dan perwakilan KPU Sulsel serta pusat.
Mobil pintar yang dilengkapi sarana dan prasarana edukasi ini akan dipergunakan KPU Gowa dalam kegiatan sosialisasi ke masyarakat dengan turun langsung ke pelosok desa.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, atas nama pemerintah dan mewakili rakyat Gowa menyampaikan apresiasi setingginya atas inovasi yang dilakukan KPU melalui peluncuran mobil pintar yang akan mobile di tengah masyarakat, sehingga Gowa bisa meningkatkan angka partisipasi pemilih. “Mari sama-sama memberikan edukasi pemilu kepada masyarakat agar sadar. Untuk itu kita berharap mobil pintar ini bisa jadi percontohan kualitas demokrasi di Indonesia,”ujar Adnan.
Ketua KPU Gowa, Zaenal Ruma didampingi Divisi Sosialisasi KPU Gowa, Arif Budiman serta Divisi Data dan Informasi KPU Gowa, Muhtar Muis mengatakan, mobil pintar ini akan digunakan bersosialisasi tentang kepemiluan, dimana di dalam mobil tersebut telah difasilitasi sarana komputerisasi, buku-buku kepemiluan, serta TV edukasi. “Kalau KPU RI itu memiliki rumah pintar pemilu sebagai tempat edukasi masyarakat dengan pola masyarakat yang datang ke rumah pintar itu, maka KPU Gowa justru mengambil pola sebaliknya dengan mendatangi masyarakat. Artinya dengab sarana mobil pintar ini, KPU lebih mudah menjangkau pelosok dengan mendatangi masyarakat secara langsung,” jelas Zaenal.
Melalui mobil pintar ini, tambah Zaenal, masyarakat bisa mengecek langsung namanya di DPT (daftar pemilih tetap) Pilkada lalu karena DPT ini yang akan menjadi acuan Pilgub mendatang.
“Sosialisasinya nanti mobil pintar ini akan bersosialisasi di area-area publik atau area ramai masyarakat. Untuk kegiatan awal nanti kita sisir dulu sekolah-sekolah,” tambahnya dihadapan Sekwan, Yusuf Sampera, perwakilan Kejaksaan Negeri Sungguminasa, para Camat, perwakilan partai politik, OKP, Ormas.
Selain launching mobil pintar, KPU juga melakukan MoU dengan Dinas Infokom Gowa serta KNPI Sulsel dan Gowa dalam program peningkatan partisipasi pemilih pemula.
Ketua KPU Sulsel Ikbal Latif, mengemukakan bila apa yang dilakukan KPU Gowa harus dicontoh KPU-KPU lain. “Kita mengajak masyarakat untuk sadar mendatangi TPS-TPS untuk menyampaikan hak pilihnya nanti. Itulah salah satu sasaran dari sosialisasi KPU di masyarakat,” tandas Ikbal. (sar/rif)