<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Smart Toilet Arsip - Berita Kota Makassar</title>
	<atom:link href="https://beritakotamakassar.com/Topik/smart-toilet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritakotamakassar.com/Topik/smart-toilet/</link>
	<description>Satu Informasi Empat Media</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Aug 2022 12:30:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://beritakotamakassar.com/wp-content/uploads/2021/03/favicon-1-80x80.png</url>
	<title>Smart Toilet Arsip - Berita Kota Makassar</title>
	<link>https://beritakotamakassar.com/Topik/smart-toilet/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kelompok Pembusuran di Jalan Ratulangi Dibekuk</title>
		<link>https://beritakotamakassar.com/2022/08/15/kelompok-pembusuran-jalan-ratulangi-dibekuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ronalyw]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2022 01:28:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Busur]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[enrekang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Rionov Oktana]]></category>
		<category><![CDATA[Smart Toilet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritakotamakassar.com/?p=294008</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Tim Jatanras Polrestabes Makassar berhasil menangkap pelaku penganiayaan menggunakan anak panah yang terjadi di Jalan Ratulangi Kota Makassar pada Selasa (9/8). Korban diketahui bernama Ogi (16), terkena busur di punggung kiri saat pulang sekolah. Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, mengemukakan, para tersangka merupakan satu kelompok yang melakukan penganiayaan terhadap korban dengan ... <a title="Kelompok Pembusuran di Jalan Ratulangi Dibekuk" class="read-more" href="https://beritakotamakassar.com/2022/08/15/kelompok-pembusuran-jalan-ratulangi-dibekuk/" aria-label="Selengkapnya tentang Kelompok Pembusuran di Jalan Ratulangi Dibekuk">Baca Selengkapnya</a></p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2022/08/15/kelompok-pembusuran-jalan-ratulangi-dibekuk/">Kelompok Pembusuran di Jalan Ratulangi Dibekuk</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Tim Jatanras Polrestabes Makassar berhasil menangkap pelaku penganiayaan menggunakan anak panah yang terjadi di Jalan Ratulangi Kota Makassar pada Selasa (9/8). Korban diketahui bernama Ogi (16), terkena busur di punggung kiri saat pulang sekolah.</p>
<p>Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, mengemukakan, para tersangka merupakan satu kelompok yang melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan anak panah tersebut. Mereka saat ini sedang menjalani proses hukum di Sat Reskrim Polrestabes Makassar.<br />
&#8221;Dari delapan tersangka, tujuh sudah diamankan dan satu orang lagi masih dalam pengejaran,&#8221; ucap AKP Lando.<br />
Lanjut AKP Lando, pelaku melakukan penganiayaan kepada korban (Ogi) karena masalah pribadi. Bukan masalah antar sekolah ataupun teror busur. &#8221;Ini murni karena masalah cemburu. Pacar dari salah satu pelaku direbut oleh korban,&#8221; ungkap AKP Lando.</p>
<p>Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa anak panah busur dan ketapel pelontar.<br />
Tersangka dikenakan pasal 80 undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. (jul)</p>
<p>Semua Saksi Dugaan Korupsi Smart Toilet Berpotensi Tersangka</p>
<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Penyidikan kasus kasus dugaan korupsi penyimpangan proyek pembangunan Smart Toilet, di Kecamatan Wajo dan Kecamatan Ujung Tanah, semakin terang. Menyusul tim penyidik menemukan adanya indikasi perbuatan melawan hukum yang berujung pada perbuatan tindak pidana dugaan korupsi.<br />
Kasus yang diduga telah merugikan keuangan negara tersebut, juga telah bergulir di tahap penyidikan. Tim penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, demi mendapatkan alat bukti serta keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini. Sebelumnya, tim penyidik telah memeriksa 18 orang saksi dalam penyidikan kasus ini. </p>
<p>Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Pelabuhan Makassar, Rionov Oktana, mengatakan, pihaknya terus melakukan pemeriksaan saksi serta alat bukti. Demi menemukan siapa tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Smart Toilet, di sejumlah sekolah di Kecamatan Wajo dan Kecamatan Ujung Tanah.<br />
&#8221;Pekan ini kita telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi lagi. Jadi sudah ada sekitar 20-an orang yang sudah kita mintai keterangannya,&#8221; ujar Kacabjari Pelabuhan Makassar, Rionov Oktana, Minggu (14/8). </p>
<p>Rionov Oktana mengatakan, masih ada beberapa orang saksi lagi yang akan dimintai keterangannya. Hanya saja, Rionov Oktana masih enggan membeberkan dari pihak mana saja yang akan diperiksa dan dimintai keterangannya oleh penyidik.<br />
Ditanya soal siapa-siapa saja yang jadi target penyidik, bakal dijadikan sebagai calon tersangka di kasus ini. Rionov Oktana belum bisa mengungkapnya dan tak mau berspekulasi soal hal tersebut. &#8221;Kita masih ingin fokus dulu dengan, perhitungan kerugian negaranya yang saat ini sementara masih dilakukan ahli,&#8221; jelasnya. </p>
<p>Meski begitu, Rionov Oktana tidak menampik jika di antara para saksi yang telah diperiksa oleh penyidik, kemungkinan bisa dijadikan sebagai tersangka dalam kasus ini. Sebab, menurutnya, penetapan terhadap tersangka, mesti dan pastilah pihak-pihak yang pernah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik.<br />
Diketahui penyidikan kasus dugaan korupsi penyimpangan proyek pembangunan Smart Toilet, di Kecamatan Wajo dan Kecamatan Ujung Tanah telah menghabiskan anggaran yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) Rp1,7 miliar. Dana tersebut disalurkan melalui APBD Kota Makassar tahun 2018 yang peruntukannya bagi Dinas Pendidikan Kota Makassar.<br />
Dalam proyek ini, Kecamatan Wajo mendapat aliran anggaran untuk proyek pembangunan Smart Toilet sebesar Rp699 juta, untuk 3 Sekolah Dasar (SD). Sedangkan di Kecamatan Ujung Tanah dialokasikan anggaran sebesar Rp1,65 miliar, untuk 7 sekolah, yakni 6 SD dan 1 SMP. (mat)</p>
<p>Polisi Gelandang Lima Pelaku Judi di Belakang Puskesmas</p>
<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Lima orang pria digiring ke ruang Unit Reskrim Polsek Tamalanrea setelah mereka digerebek dalam tindak pidana perjudian. Kelimanya berjudi dengan menggunakan kartu domino. Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syahruddin, mengatakan, lima orang lelaki diamankan tersebut tertangkap saat bermain judi dengan menggunakan kartu domino, pada Sabtu (13/8)<br />
&#8221;Kami mendapat informasi dari warga menyebutkan kerap terjadi perjudian di belakang Puskesmas. Selanjutnya, Unit Reskrim Polsek Tamalanrea menindaklanjuti dengan lebih dulu melakukan penyelidikan. Setelah terkuak penyelidikan selanjutnya lokasi mereka tepatnya di belakang Puskesmas, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea. Di sana, para pelaku digerebek saat sedang asyik berjudi. Hasilnya lima orang pelaku disergap,&#8221; jelas Kapolsek, Minggu (14/8).<br />
Selain mengamankan kelimanya, kata Kapolsek, turut disita barang buktinya berupa  sejumlah uang tunai dan kartu domino. Kini, mereka kelimanya diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (ish/c)</p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2022/08/15/kelompok-pembusuran-jalan-ratulangi-dibekuk/">Kelompok Pembusuran di Jalan Ratulangi Dibekuk</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaksa Gandeng Ahli Hitung Kerugian Proyek Smart Toilet</title>
		<link>https://beritakotamakassar.com/2022/08/10/jaksa-gandeng-ahli-hitung-kerugian-proyek-smart-toilet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ronalyw]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2022 01:37:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[enrekang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Rionov Oktana]]></category>
		<category><![CDATA[Smart Toilet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritakotamakassar.com/?p=293472</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Tim penyidik Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Pelabuhan Makassar melibatkan ahli konstruksi dan auditor independen. Pelibatan ini untuk melakukan audit perhitungan kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan proyek pembangunan &#8216;Smart Toilet&#8217;, di Kecamatan Wajo dan Kecamatan Ujung Tanah. Proyek tersebut telah menghabiskan anggaran yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) ... <a title="Jaksa Gandeng Ahli Hitung Kerugian Proyek Smart Toilet" class="read-more" href="https://beritakotamakassar.com/2022/08/10/jaksa-gandeng-ahli-hitung-kerugian-proyek-smart-toilet/" aria-label="Selengkapnya tentang Jaksa Gandeng Ahli Hitung Kerugian Proyek Smart Toilet">Baca Selengkapnya</a></p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2022/08/10/jaksa-gandeng-ahli-hitung-kerugian-proyek-smart-toilet/">Jaksa Gandeng Ahli Hitung Kerugian Proyek Smart Toilet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Tim penyidik Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Pelabuhan Makassar melibatkan ahli konstruksi dan auditor independen. Pelibatan ini untuk melakukan audit perhitungan kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan proyek pembangunan &#8216;Smart Toilet&#8217;, di Kecamatan Wajo dan Kecamatan Ujung Tanah. </p>
<p>Proyek tersebut telah menghabiskan anggaran yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp1,7 miliar. Anggarannya disalurkan melalui APBD Kota Makassar tahun 2018 yang peruntukannya bagi Dinas Pendidikan Kota Makassar.<br />
Selain menggandeng ahli, penyidik Cabjari Pelabuhan Makassar juga masih terus memaksimalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. &#8221;Dalam penyidikan ini, sudah ada sekitar 18 orang saksi yang telah kita periksa dan kita mintai keterangannya,&#8221; ujar Kepala Cabjari (Ka Cabjari) Pelabuhan Makassar, Rionov Oktana, Selasa (9/8).<br />
Saksi yang telah diperiksa menurut Rionov adalah merupakan saksi-saksi yang pernah dimintai keterangannya waktu kasus ini masih ditahap penyelidikan. Yaitu saksi dari pihak sekolah maupun dari pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar, serta dari pihak rekanan.</p>
<p>Diketahui, sebelumnya dalam tahap penyelidikan kasus ini ada 21 orang yang telah dimintai klarifikasi. &#8221;Tentunya mereka yang sudah kita mintai keterangannya waktu di penyelidikan. Pasti akan kita mintai ulang keterangannya lagi di tahap penyidikan ini. </p>
<p>Guna lebih memperkuat lagi, alat bukti yang ditemukan di tahap awal. Termasuk menggandeng ahli untuk membantu penyidik dalam melakukan perhitungan kerugian negara di kasus ini. &#8221;Kita telah meminta ahli untuk melakukan perhitungan kerugian negara, termasuk juga ahli konstruksi,&#8221; tandasnya.<br />
Hanya saja, Rionov belum mau membeberkan, ahli darimana yang telah digandeng penyidik. &#8221;Yang jelas ahlinya sudah on progress lah. Nanti akan kita sampaikan kalau sudah ada hasilnya,&#8221; tukasnya.<br />
Diketahui, sebelumnya bahwa dalam kasus ini Kecamatan Wajo keciprat anggaran proyek pembangunan &#8216;Smart Toilet&#8217; sebesar Rp699 juta, untuk 3 Sekolah Dasar (SD). Sedangkan untuk di Kecamatan Ujung Tanah dialokasikan anggaran sebesar Rp1,65 miliar, untuk 7 sekolah yakni 6 SD dan 1 SMP. (mat) </p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2022/08/10/jaksa-gandeng-ahli-hitung-kerugian-proyek-smart-toilet/">Jaksa Gandeng Ahli Hitung Kerugian Proyek Smart Toilet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Danny Keberatan Dikaitkan soal  Smart Toilet</title>
		<link>https://beritakotamakassar.com/2022/07/20/danny-keberatan-dikaitkan-soal-smart-toilet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ronalyw]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jul 2022 01:16:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro]]></category>
		<category><![CDATA[enrekang]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Smart Toilet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritakotamakassar.com/?p=291282</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Kejaksaan tengah mengusut dugaan penyelewengan anggaran proyek Smart Toilet di sejumlah sekolah. Kasus ini sudah diusut sejak tahun 2020 lalu. Pembangunan smart toilet ini tersebar di beberapa sekolah di 15 kecamatan. Setiap kecamatan anggarannya berbeda-beda. Toilet itu dibangun di beberapa sekolah SMP dan SD di setiap kecamatan. Dalam rencana anggaran biaya (RAB), ... <a title="Danny Keberatan Dikaitkan soal  Smart Toilet" class="read-more" href="https://beritakotamakassar.com/2022/07/20/danny-keberatan-dikaitkan-soal-smart-toilet/" aria-label="Selengkapnya tentang Danny Keberatan Dikaitkan soal  Smart Toilet">Baca Selengkapnya</a></p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2022/07/20/danny-keberatan-dikaitkan-soal-smart-toilet/">Danny Keberatan Dikaitkan soal  Smart Toilet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Kejaksaan  tengah mengusut dugaan penyelewengan anggaran proyek Smart Toilet di sejumlah sekolah. Kasus ini sudah diusut sejak tahun 2020 lalu.  Pembangunan smart toilet ini tersebar di beberapa sekolah di 15 kecamatan. Setiap kecamatan anggarannya berbeda-beda.</p>
<p>Toilet itu dibangun di beberapa sekolah SMP dan SD di setiap kecamatan.<br />
Dalam rencana anggaran biaya (RAB), toilet itu didesain modern sedemikian rupa. Bersih dan cantik. Seperti di mall.<br />
Namun, hasilnya tak sesuai kenyataan. Baru beroperasi sebulan, toilet pintar  sudah tak layak digunakan.<br />
Malah di beberapa sekolah kondisinya sangat memprihatinkan. Seperti di SMPN 24 Makassar dan SD Sambung Jawa.<br />
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, angkat bicara soal smart toilet ini.</p>
<p>Dia mengatakan, toilet itu dibangun bukan saat dirinya menjabat sebagai wali kota.&#8221;Saat itu saya kan cuti. Saya tidak urus itu barang,&#8221; ungkap Danny saat dikonfirmasi Senin (18/7).<br />
Dia menekankan, smart toilet tidak masuk dalam program prioritasnya. Makanya item kegiatan itu tidak masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah atau RPJMD Pemkot Makassar.<br />
Selain itu, anggaran smart toilet tidak masuk dalam alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar.<br />
Biaya pembangunan Smart Toilet yang mencapai ratusan juta tiap unit itu menggunakan Dana Insentif Daerah (DID).<br />
Dia pun keberatan jika namanya dibawa-bawa dalam persoalan ini. Malah dia menengarai ini ada hubungannya dengan politik.<br />
&#8220;Saya juga heran. Kenapa proyek ini baru diusut sekarang. Padahal kerusakannya sudah cukup lama,&#8221; kata Danny.<br />
Jika yang dipersoalkan karena tidak sesuai rencana anggaran belanjar (RAB), maka harusnya sudah diusut sejak proyek itu baru selesai dibangun.<br />
&#8220;Kan aneh itu barang. Kenapa baru diselidiki padahal kerusakannya sudah sekian lama. Saat Smart toilet selesai, saya tidak jadi wali kota. Kenapa tidak diselidiki selama dua tahun itu,&#8221; tanyanya. (rhm)</p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2022/07/20/danny-keberatan-dikaitkan-soal-smart-toilet/">Danny Keberatan Dikaitkan soal  Smart Toilet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cabjari Pelabuhan Sidik Proyek Smart Toilet di Wajo dan Ujung Tanah</title>
		<link>https://beritakotamakassar.com/2022/06/17/cabjari-pelabuhan-sidik-proyek-smart-toilet-wajo-dan-ujung-tanah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ronalyw]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2022 01:03:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[enrekang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Rionov Oktana]]></category>
		<category><![CDATA[Smart Toilet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritakotamakassar.com/?p=287471</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Pelabuhan Makassar meningkatkan kasus dugaan korupsi penyimpangan proyek pembangunan &#8216;Smart Toilet&#8217; di Kecamatan Wajo dan Kecamatan Ujung Tanah ke tahap penyidikan. Proyek yang menelan anggaran yang bersumber dari APBD Kota Makassar tahun 2018 di Dinas Pendidikan Kota Makassar, melalui Dana Insentif Daerah (DID) sekitar Rp2,3 miliar. Dari anggran ... <a title="Cabjari Pelabuhan Sidik Proyek Smart Toilet di Wajo dan Ujung Tanah" class="read-more" href="https://beritakotamakassar.com/2022/06/17/cabjari-pelabuhan-sidik-proyek-smart-toilet-wajo-dan-ujung-tanah/" aria-label="Selengkapnya tentang Cabjari Pelabuhan Sidik Proyek Smart Toilet di Wajo dan Ujung Tanah">Baca Selengkapnya</a></p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2022/06/17/cabjari-pelabuhan-sidik-proyek-smart-toilet-wajo-dan-ujung-tanah/">Cabjari Pelabuhan Sidik Proyek Smart Toilet di Wajo dan Ujung Tanah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Pelabuhan Makassar meningkatkan kasus dugaan korupsi penyimpangan proyek pembangunan &#8216;Smart Toilet&#8217; di Kecamatan Wajo dan Kecamatan Ujung Tanah ke tahap penyidikan.<br />
Proyek yang menelan anggaran yang bersumber dari APBD Kota Makassar tahun 2018 di Dinas Pendidikan Kota Makassar, melalui Dana Insentif Daerah (DID) sekitar Rp2,3 miliar. </p>
<p>Dari anggran Rp1,7 miliar tersebut, Kecamatan Wajo kecipratan anggaran proyek pembangunan &#8216;Smart Toilet&#8217; sebesar Rp699 juta yang diperuntukkan 3 Sekolah Dasar (SD). Sedangkan untuk di Kecamatan Ujung Tanah dialokasikan anggaran sebesar Rp1,65 miliar untuk 7 sekolah, yakni 6 SD dan 1 SMP. </p>
<p>Kepala Cabjari Pelabuhan Makassar, Rionov Oktana, mengatakan, penanganan kasus tersebut telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.<br />
&#8221;Kami telah menemukan adanya peristiwa dan perbuatan tindak pidana yang terindikasi dapat menimbulkan kerugian negara,&#8221; tukas Kacabjari Pelabuhan Makassar, Rionov Oktana, Kamis (16/3). </p>
<p>Dalam perkara ini, Rionov mengaku telah memeriksa dan meminta keterangan terhadap pihak-pihak yang ditengarai ada peran serta keterlibatan dalam penyidikan kasus ini.<br />
&#8221;Sudah ada sekitar 20 orang lebih yang telah kita mintai klarifikasi dan keterangannya,&#8221; tandasnya.<br />
Termasuk itu dari pihak sekolah maupun dari pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar. Termasuk dari pihak rekanan. (mat-jun) </p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2022/06/17/cabjari-pelabuhan-sidik-proyek-smart-toilet-wajo-dan-ujung-tanah/">Cabjari Pelabuhan Sidik Proyek Smart Toilet di Wajo dan Ujung Tanah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
