<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wisata minat khusus Arsip - Berita Kota Makassar</title>
	<atom:link href="https://beritakotamakassar.com/Topik/wisata-minat-khusus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritakotamakassar.com/Topik/wisata-minat-khusus/</link>
	<description>Satu Informasi Empat Media</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2026 23:00:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://beritakotamakassar.com/wp-content/uploads/2021/03/favicon-1-80x80.png</url>
	<title>wisata minat khusus Arsip - Berita Kota Makassar</title>
	<link>https://beritakotamakassar.com/Topik/wisata-minat-khusus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Evakuasi Enam Mahasiswa Unhas dari Tebing 25 Meter</title>
		<link>https://beritakotamakassar.com/2026/07/28/tim-sar-gabungan-evakuasi-enam-mahasiswa-unhas-dari-tebing-25-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ronalyw]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 23:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[evakuasi tebing]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa unhas]]></category>
		<category><![CDATA[tim sar gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata minat khusus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritakotamakassar.com/?p=436686</guid>

					<description><![CDATA[<p>‎PANGKEP, BKM &#8212; Operasi penyelamatan dramatis dilakukan Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Gabungan terhadap enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang mengalami kesulitan saat mendaki di kawasan Goa Kalibbong Alloa, Desa Belae, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Senin (27/7). Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat meski tim harus menghadapi medan tebing ... <a title="Tim SAR Gabungan Evakuasi Enam Mahasiswa Unhas dari Tebing 25 Meter" class="read-more" href="https://beritakotamakassar.com/2026/07/28/tim-sar-gabungan-evakuasi-enam-mahasiswa-unhas-dari-tebing-25-meter/" aria-label="Selengkapnya tentang Tim SAR Gabungan Evakuasi Enam Mahasiswa Unhas dari Tebing 25 Meter">Baca Selengkapnya</a></p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2026/07/28/tim-sar-gabungan-evakuasi-enam-mahasiswa-unhas-dari-tebing-25-meter/">Tim SAR Gabungan Evakuasi Enam Mahasiswa Unhas dari Tebing 25 Meter</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>‎PANGKEP, BKM &#8212; Operasi penyelamatan dramatis dilakukan Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Gabungan terhadap enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang mengalami kesulitan saat mendaki di kawasan Goa Kalibbong Alloa, Desa Belae, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Senin (27/7). Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat meski tim harus menghadapi medan tebing terjal setinggi sekitar 25 meter.‎<br />
‎Keenam mahasiswa tersebut diketahui sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Belae. Pendakian yang mereka lakukan merupakan bagian dari program kerja inovasi desa untuk mendukung pengembangan wisata minat khusus di Kampung Belae.</p>
<p>‎‎Insiden bermula pada Minggu (26/7) sekitar pukul 21.00 Wita. Salah seorang mahasiswa bernama Ine Agustina (21) mengalami kram pada kaki, sementara lima rekannya mengalami kelelahan akibat medan pendakian yang cukup berat. Kondisi itu membuat mereka tidak mampu melanjutkan perjalanan dan membutuhkan bantuan evakuasi.</p>
<p>‎‎Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar dari seorang warga setempat bernama Haru Belae pada Senin (27/7) sekitar pukul 02.30 Wita.<br />
‎‎Merespons laporan itu, Tim Penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi, peralatan komunikasi, dan peralatan medis. Tim juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep untuk mempercepat proses penyelamatan.</p>
<p>‎‎Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya segera mengerahkan personel setelah menerima informasi adanya pendaki yang membutuhkan pertolongan.<br />
‎‎&#8221;Setelah menerima laporan dari warga setempat mengenai adanya pendaki yang mengalami kram kaki di area Goa Kalibbong Alloa, kami segera memberangkatkan Tim Penyelamat lengkap dengan peralatan evakuasi khusus untuk memberikan bantuan penanganan medis dan evakuasi di lokasi kejadian,&#8221; ujar Andi Sultan kepada Wartawan pada Senin (27/7).‎</p>
<p>‎Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 04.14 Wita dan langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur yang telah berada di lapangan sebelum memulai proses evakuasi.<br />
‎‎Proses penyelamatan berlangsung menantang karena jalur yang harus dilalui berupa tebing curam dengan ketinggian sekitar 25 meter. Untuk memastikan keselamatan para korban, Tim SAR Gabungan menerapkan teknik rope rescue atau sistem evakuasi menggunakan tali.</p>
<p>‎‎&#8221;Kendala utama yang dihadapi tim di lapangan adalah medan tebing terjal setinggi kurang lebih dua puluh lima meter yang harus dilalui. Tim SAR Gabungan harus menerapkan teknik evakuasi khusus menggunakan sistem tali untuk menurunkan seluruh korban dengan aman,&#8221; jelas Andi Sultan.</p>
<p>‎‎Operasi ini melibatkan Tim Penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, BPBD Kabupaten Pangkep, Polsek Minasatene, Potensi SAR Pangkep, organisasi Tropica, serta masyarakat setempat.<br />
‎‎Berkat kerja sama seluruh unsur, pada pukul 09.47 Wita keenam mahasiswa berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Mereka masing-masing bernama Ine Agustina, Baso Rafiansyah, Riyanti Rahmania Putri, Adel Zain Filadelfia, Mutiara Kamilah, dan Lulu.‎<br />
‎Seluruh korban kemudian dibawa ke Puskesmas Minasatene untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.</p>
<p>‎‎Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan diserahterimakan kepada pihak medis, Tim SAR Gabungan melaksanakan evaluasi akhir pada pukul 10.00 WITA. Operasi pencarian dan pertolongan selanjutnya diusulkan ditutup, sementara seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.(jar)</p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2026/07/28/tim-sar-gabungan-evakuasi-enam-mahasiswa-unhas-dari-tebing-25-meter/">Tim SAR Gabungan Evakuasi Enam Mahasiswa Unhas dari Tebing 25 Meter</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
