<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>support support, Pengarang di Berita Kota Makassar</title>
	<atom:link href="https://beritakotamakassar.com/author/support2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritakotamakassar.com/author/support2/</link>
	<description>Satu Informasi Empat Media</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Nov 2024 13:00:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://beritakotamakassar.com/wp-content/uploads/2021/03/favicon-1-80x80.png</url>
	<title>support support, Pengarang di Berita Kota Makassar</title>
	<link>https://beritakotamakassar.com/author/support2/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sejarah Nusantara: Perjalanan Panjang Keberagaman dan Kebudayaan Indonesia</title>
		<link>https://beritakotamakassar.com/2024/11/28/sejarah-nusantara-perjalanan-panjang-keberagaman-dan-kebudayaan-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[support support]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 12:59:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritakotamakassar.com/?p=380604</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejarah Nusantara adalah kisah panjang tentang perjalanan sebuah wilayah yang kini dikenal sebagai Indonesia. Dari zaman prasejarah hingga menjadi negara modern yang kita kenal sekarang, Nusantara telah melalui berbagai fase penting yang membentuk karakter dan identitasnya. Wilayah ini terdiri dari ribuan pulau dengan keberagaman suku, budaya, dan bahasa yang kaya, yang menjadikannya salah satu wilayah ... <a title="Sejarah Nusantara: Perjalanan Panjang Keberagaman dan Kebudayaan Indonesia" class="read-more" href="https://beritakotamakassar.com/2024/11/28/sejarah-nusantara-perjalanan-panjang-keberagaman-dan-kebudayaan-indonesia/" aria-label="Selengkapnya tentang Sejarah Nusantara: Perjalanan Panjang Keberagaman dan Kebudayaan Indonesia">Baca Selengkapnya</a></p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2024/11/28/sejarah-nusantara-perjalanan-panjang-keberagaman-dan-kebudayaan-indonesia/">Sejarah Nusantara: Perjalanan Panjang Keberagaman dan Kebudayaan Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sejarah Nusantara adalah kisah panjang tentang perjalanan sebuah wilayah yang kini dikenal sebagai Indonesia. Dari zaman prasejarah hingga menjadi negara modern yang kita kenal sekarang, Nusantara telah melalui berbagai fase penting yang membentuk karakter dan identitasnya. Wilayah ini terdiri dari ribuan pulau dengan keberagaman suku, budaya, dan bahasa yang kaya, yang menjadikannya salah satu wilayah paling unik di dunia.</p>
<p>Zaman Prasejarah: Kehidupan Awal Manusia di Nusantara<br />
Pada zaman prasejarah, Nusantara dihuni oleh berbagai kelompok manusia purba, seperti Homo erectus yang ditemukan di Sangiran, Jawa Tengah. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa manusia pertama kali datang ke Indonesia sekitar 1,5 juta tahun yang lalu, berasal dari benua Asia dan Oceania. Seiring waktu, manusia di Nusantara mulai mengembangkan alat-alat dari batu dan hidup dari berburu serta meramu.</p>
<p>Pengaruh Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha<br />
Seiring berjalannya waktu, pengaruh luar mulai memasuki Nusantara. Pada abad ke-4 hingga ke-15, kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha berkembang pesat di wilayah ini, seperti Kerajaan Sriwijaya di Sumatra, Majapahit di Jawa, dan Mataram di Jawa Tengah. Kerajaan-kerajaan ini memainkan peran penting dalam perkembangan budaya dan perdagangan, menghubungkan Nusantara dengan India, Tiongkok, dan dunia lainnya melalui jalur perdagangan laut.</p>
<p>Kedatangan Islam dan Penyebarannya<br />
Pada abad ke-13, Islam mulai memasuki Nusantara melalui pedagang dan ulama. Penyebaran agama Islam berlangsung secara damai, terutama melalui pesisir utara Jawa, Sumatra, dan Maluku. Kerajaan-kerajaan Islam seperti Aceh, Demak, dan Mataram memainkan peran kunci dalam menyebarkan agama ini di seluruh Nusantara.</p>
<p>Kolonialisme: Pengaruh Eropa di Nusantara<br />
Pada abad ke-16, bangsa Eropa mulai datang ke Nusantara untuk menguasai jalur perdagangan rempah-rempah yang kaya. Portugis adalah bangsa pertama yang menginjakkan kaki di Nusantara, diikuti oleh Belanda dan Inggris. Belanda, melalui Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC), akhirnya menguasai sebagian besar wilayah Indonesia dan menjadikannya sebagai koloni hingga abad ke-20. Selama masa kolonial, banyak sumber daya alam Indonesia dieksploitasi, dan rakyatnya hidup dalam penindasan.</p>
<p>Perjuangan Kemerdekaan<br />
Pada awal abad ke-20, semangat nasionalisme mulai berkembang di kalangan rakyat Indonesia, yang dipicu oleh ketidakadilan kolonial. Organisasi seperti Budi Utomo (1908) dan Sumpah Pemuda (1928) menjadi simbol perjuangan menuju kemerdekaan. Setelah melalui perjuangan panjang dan berbagai pertempuran, Indonesia akhirnya meraih kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, yang diproklamasikan oleh Soekarno dan Hatta.</p>
<p>Indonesia Pasca-Kemerdekaan: Perjalanan Menuju Negara Modern<br />
Setelah merdeka, Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perang kemerdekaan melawan Belanda hingga membangun fondasi negara yang stabil. Indonesia mengadopsi sistem demokrasi dan pada 1950-an mengalami berbagai peristiwa penting seperti Konfrontasi dengan Malaysia dan pemberontakan-pemberontakan. Pada 1965, Indonesia menghadapi tragedi politik yang dikenal dengan Gerakan 30 September (G30S), yang menyebabkan jatuhnya pemerintahan Presiden Soekarno dan mengantarkan Presiden Soeharto ke tampuk kekuasaan.</p>
<p>Reformasi 1998 membawa perubahan besar dalam sistem politik Indonesia, mengakhiri pemerintahan Orde Baru dan membuka jalan menuju demokrasi. Sejak saat itu, Indonesia berkembang pesat dalam bidang ekonomi, teknologi, dan pendidikan, meskipun masih menghadapi tantangan dalam hal kesenjangan sosial dan pembangunan.</p>
<p>Warisan dan Keberagaman Nusantara<br />
Nusantara, kini dikenal sebagai Indonesia, adalah negara dengan keberagaman budaya, agama, dan bahasa yang luar biasa. Dari Sabang sampai Merauke, berbagai suku bangsa, adat istiadat, dan kuliner khas menunjukkan betapa kayanya budaya Indonesia. Keberagaman ini adalah kekuatan yang memperkaya identitas bangsa, meskipun kadang-kadang menjadi tantangan dalam menciptakan persatuan.</p>
<p>Melalui perjalanan panjang sejarahnya, Nusantara telah membuktikan kemampuannya untuk bertahan dan berkembang meskipun berbagai tantangan besar yang dihadapinya. Indonesia kini adalah negara yang berdaulat, dinamis, dan terus berupaya untuk memajukan kehidupan warganya melalui berbagai inisiatif pembangunan sosial dan ekonomi.</p>
<p>Kesimpulan<br />
Sejarah Nusantara adalah perjalanan yang penuh liku, dari zaman prasejarah hingga Indonesia menjadi negara modern yang berdaulat. Keberagaman yang ada di dalamnya adalah bagian integral dari identitas bangsa, yang harus dijaga dan dirayakan. Dengan mengenal lebih dalam sejarahnya, kita dapat memahami lebih baik bagaimana Indonesia sampai pada titik ini, serta tantangan dan peluang yang akan dihadapi di masa depan.(r)</p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2024/11/28/sejarah-nusantara-perjalanan-panjang-keberagaman-dan-kebudayaan-indonesia/">Sejarah Nusantara: Perjalanan Panjang Keberagaman dan Kebudayaan Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oda Nobunaga: Pahlawan yang Mengubah Sejarah Jepang</title>
		<link>https://beritakotamakassar.com/2024/11/27/oda-nobunaga-pahlawan-yang-mengubah-sejarah-jepang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[support support]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Nov 2024 07:14:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritakotamakassar.com/?p=380576</guid>

					<description><![CDATA[<p>BKM &#8212; Oda Nobunaga (1534–1582) adalah seorang tokoh besar dalam sejarah Jepang, terkenal sebagai daimyo yang berperan penting dalam proses penyatuan Jepang pada masa Sengoku, sebuah periode perang saudara yang berlangsung selama lebih dari seratus tahun. Nobunaga, bersama dengan Toyotomi Hideyoshi dan Tokugawa Ieyasu, dikenal sebagai salah satu dari &#8220;Tiga Pemersatu Jepang.&#8221; Awal Kehidupan dan ... <a title="Oda Nobunaga: Pahlawan yang Mengubah Sejarah Jepang" class="read-more" href="https://beritakotamakassar.com/2024/11/27/oda-nobunaga-pahlawan-yang-mengubah-sejarah-jepang/" aria-label="Selengkapnya tentang Oda Nobunaga: Pahlawan yang Mengubah Sejarah Jepang">Baca Selengkapnya</a></p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2024/11/27/oda-nobunaga-pahlawan-yang-mengubah-sejarah-jepang/">Oda Nobunaga: Pahlawan yang Mengubah Sejarah Jepang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BKM &#8212; Oda Nobunaga (1534–1582) adalah seorang tokoh besar dalam sejarah Jepang, terkenal sebagai daimyo yang berperan penting dalam proses penyatuan Jepang pada masa Sengoku, sebuah periode perang saudara yang berlangsung selama lebih dari seratus tahun. Nobunaga, bersama dengan Toyotomi Hideyoshi dan Tokugawa Ieyasu, dikenal sebagai salah satu dari &#8220;Tiga Pemersatu Jepang.&#8221;</p>
<p>Awal Kehidupan dan Karakter Unik<br />
Nobunaga lahir pada 23 Juni 1534 di Nagoya, Provinsi Owari (sekarang Prefektur Aichi), sebagai putra dari Oda Nobuhide, seorang daimyo kecil yang menguasai wilayah Owari. Sejak kecil, Nobunaga dikenal dengan sifatnya yang eksentrik dan penuh kejutan, yang membuatnya dijuluki “Owari no Ōutsuke” (Si Gila dari Owari). Setelah ayahnya meninggal pada 1551, Nobunaga harus bertarung dengan keluarga dan kerabatnya untuk menguasai klan Oda.</p>
<p>Kebangkitan Nobunaga sebagai Pemimpin<br />
Pada 1559, Nobunaga berhasil mengonsolidasikan kekuasaan dalam klan Oda. Ia dikenal sebagai pemimpin yang sangat inovatif, mengadopsi strategi dan teknologi baru untuk memenangkan pertempuran. Salah satu kemenangan besarnya adalah Pertempuran Okehazama pada 1560, di mana pasukan Oda yang lebih kecil berhasil mengalahkan pasukan besar Imagawa Yoshimoto dalam serangan mendadak yang tak terduga.</p>
<p>Penyatuan Jepang dan Reformasi<br />
Nobunaga tak hanya memperluas wilayahnya melalui perang, tetapi juga melalui aliansi politik. Ia melakukan reformasi besar-besaran dalam pemerintahan dan menghancurkan kekuatan-kekuatan daimyo yang lemah. Salah satu pencapaiannya yang paling penting adalah penghancuran Keshogunan Ashikaga pada 1573, yang menandai berakhirnya kekuasaan shogun tradisional di Jepang. Dengan menguasai Kyoto, pusat politik dan budaya Jepang, Nobunaga semakin memperkuat kedudukannya sebagai pemimpin yang menguasai hampir seluruh Jepang tengah.</p>
<p>Kisah Cinta Nobunaga<br />
Nōhime (Lady Nō) Nōhime adalah istri pertama Nobunaga, yang pernikahannya diatur oleh ayahnya, Saitō Dōsan, sebagai bagian dari aliansi politik. Meskipun hubungan mereka sering dianggap dingin, Nōhime dikenal sebagai wanita cerdas dan terampil dalam seni bela diri. Beberapa cerita bahkan menyebutnya sebagai seorang mata-mata untuk ayahnya, meski hal ini masih diperdebatkan.</p>
<p>Kitsuno, Selir Nobunaga Kitsuno adalah salah satu selir Nobunaga yang terkenal, yang memiliki hubungan lebih dekat dengan sang daimyo dibandingkan dengan Nōhime. Kitsuno, seorang wanita cantik dari keluarga samurai rendah, memberikan Nobunaga tiga anak, termasuk putra sulungnya, Oda Nobutada. Meninggalnya Kitsuno yang masih muda meninggalkan kesan mendalam bagi Nobunaga.</p>
<p>Kematian Tragis<br />
Pada puncak kejayaannya, Nobunaga dikhianati oleh salah satu jenderalnya, Akechi Mitsuhide. Pada 1582, Mitsuhide melancarkan pemberontakan yang dikenal dengan Insiden Honnō-ji, di mana Nobunaga terperangkap dan memilih melakukan seppuku (bunuh diri ritual) untuk menghindari penangkapan.</p>
<p>Warisan Nobunaga<br />
Oda Nobunaga dikenang sebagai pemimpin yang revolusioner dan visioner. Walaupun ia tidak sempat menyelesaikan penyatuan Jepang, usahanya dilanjutkan oleh Toyotomi Hideyoshi dan Tokugawa Ieyasu. Akhirnya, Tokugawa Ieyasu mendirikan Keshogunan Tokugawa pada 1603, menandai awal dari era perdamaian di Jepang.</p>
<p>Karakter Nobunaga yang berani, pragmatis, dan penuh semangat tetap dikenang dalam sejarah Jepang sebagai salah satu tokoh paling penting yang mengubah jalannya sejarah negeri itu.(xl)</p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2024/11/27/oda-nobunaga-pahlawan-yang-mengubah-sejarah-jepang/">Oda Nobunaga: Pahlawan yang Mengubah Sejarah Jepang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relawan Petani-Nelayan Target 90 Persen Suara Petani dan Nelayan Sulsel untuk Prabowo-Gibran</title>
		<link>https://beritakotamakassar.com/2024/01/09/relawan-petani-nelayan-target-90-persen-suara-petani-dan-nelayan-sulsel-untuk-prabowo-gibran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[support support]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2024 06:28:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritakotamakassar.com/?p=344611</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, BKM &#8212; Tim Relawan Gerakan Petani-Nelayan Prabowo-Gibran menargetkan meraih 90 persen suara petani dan nelayan di Sulsel. Menurut data mereka, jumlah petani dan nelayan di Sulsel mencapai 3 juta lebih orang. Target ini disampaikan Ketua Tim Relawan Gerakan Petani-Nelayan Prabowo-Gibran Sulsel, Muh Yunus saat rapat perdana tim di lantai 4 Skyone Jalan Gunung Latimojong, ... <a title="Relawan Petani-Nelayan Target 90 Persen Suara Petani dan Nelayan Sulsel untuk Prabowo-Gibran" class="read-more" href="https://beritakotamakassar.com/2024/01/09/relawan-petani-nelayan-target-90-persen-suara-petani-dan-nelayan-sulsel-untuk-prabowo-gibran/" aria-label="Selengkapnya tentang Relawan Petani-Nelayan Target 90 Persen Suara Petani dan Nelayan Sulsel untuk Prabowo-Gibran">Baca Selengkapnya</a></p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2024/01/09/relawan-petani-nelayan-target-90-persen-suara-petani-dan-nelayan-sulsel-untuk-prabowo-gibran/">Relawan Petani-Nelayan Target 90 Persen Suara Petani dan Nelayan Sulsel untuk Prabowo-Gibran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: inherit;">MAKASSAR, BKM &#8212; Tim Relawan Gerakan Petani-Nelayan Prabowo-Gibran menargetkan meraih 90 persen suara petani dan nelayan di Sulsel. Menurut data mereka, jumlah petani dan nelayan di Sulsel mencapai 3 juta lebih orang.</span></p>
<p>Target ini disampaikan Ketua Tim Relawan Gerakan Petani-Nelayan Prabowo-Gibran Sulsel, Muh Yunus saat rapat perdana tim di lantai 4 Skyone Jalan Gunung Latimojong, Makassar, Selasa (9/1/2024).</p>
<p>Di depan media, Yunus menyebutkan mereka memberikan dukungan kepada pasangan nomor urut 2 ini karena program Prabowo-Gibran yang ingin mensejahterakan petani dan nelayan di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Maka dari itu kami akan semaksimal mungkin berjuang agar bisa mendapatkan 90 persen suara petani. Insya Allah,&#8221; katanya.</p>
<p>Jika pasangan Prabowo-Gibran menang, Yunus mengatakan para petani dan nelayan berharap kehidupannya akan semakin baik dan sejahtera.</p>
<p>Ketika ditanya apa keluhan para petani dan nelayan saat ini, Yunus mengaku di bidang pertanian yang banyak dikeluhkan adalah kelangkaan pupuk. Sementara bagi nelayan, mereka mengeluhkan harga solar yang selalu naik.</p>
<p>Paa kesempatan tersebut, Yunus juga menyebutkan jika para petani dan nelayan di Sulsel banyak memilih Prabowo-Gibran karena persoalan hati. Menurut Yunus, pasangan Prabowo-Gibran mengena di hati mereka.</p>
<p>Konsolidasi para tim petani dan nelayan ini berlangsung santai. Para pengurus dan koordinator kabupaten hadir. Mereka datang dari sejumlah kabupaten di Sulsel. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://beritakotamakassar.com/2024/01/09/relawan-petani-nelayan-target-90-persen-suara-petani-dan-nelayan-sulsel-untuk-prabowo-gibran/">Relawan Petani-Nelayan Target 90 Persen Suara Petani dan Nelayan Sulsel untuk Prabowo-Gibran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beritakotamakassar.com">Berita Kota Makassar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
