Headline

Motif Pembunuhan Belum Terungkap


MAKASSAR, BKM –Teka-teki kematian alumni mahasiswa Fakultas Teknik Unhas, Abdi Firman Thaha (22) hingga Rabu (23/7) sore belum terungkap. Tim penyidik Kepolisian Sektor Panakukang masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk menguak motif serta identitas pelaku pembunuhan.

Abdi Firman ditemukan sekarat di Flyover Jalan Urip Sumiharjo dengan punggung kiri tertancap busur, Selasa (22/7) dinihari. Dua jam setelah menjalani perawatan medis di RS Ibnu Sina, mahasiswa asal Kabupaten Pangkep ini akhirnya meninggal dunia.
“Sejauh ini, kita belum bisa mengidentifikasi identitas pelaku pembunuhan,” kata Kepala Kepolisian Sektor Panakukang, Kompol Woro Susilo, Rabu (22/7) pagi.
Menurut Woro, pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi-saksi. “Kita sudah minta keterangan beberapa saksi. Dan hasilnya masih kami telaah, ” tukas Woro.
Adapun barang bukti yang disita polisi, adalah busur panah, pakaian serta kartu identitas korban.
Untuk menguak kasus ini lebih dalam, tim penyidik dalam waktu dekat akan memanggil rekan, sahabat serta keluarga korban untuk dimintai keterangan.
” Insya Allah, pelakunya bisa segera kami tangkap,” katanya.
Diketahui, Abdi Firman Thaha (22) meregang nyawa akibat dibusur pria misterius di Fly Over, Jalan Urip Sumiharjo, Selasa (21/7) dini hari.
Sebelum tewas, korban ditemukan sekarat dengan anak panah tertancap di punggung kiri oleh seorang pengendara motor. Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan.
Tim medis dengan cepat melakukan operasi untuk mencabut anak panah di tubuh korban. Namun dua jam pasca operasi, atau sekira pukul 05.10 Wita, nyawa korban tidak tertolong. (mat/cha/b)

Komentar Anda





To Top
.