Gojentakmapan

Gowa Tampung 1.000 Tamu Muktamar Muhammadiyah


GOWA, BKM — Pengurus Muhammadiyah Kabupaten Gowa ikut berkontribusi dalam perhelatan akbar Muktamar Muhammadiyah ke-47 yang akan terpusat di Kota Makassar, 3 hingga 8 Agustus mendatang.
Sebagai kabupaten terdekat dengan Makassar, Gowa siap menampung hingga 1.000 tamu peserta muktamar dari lima provinsi, masing-masing Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.
H Abbas Alauddin selaku panitia otoritas Gowa kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (23/7) mengatakan, untuk menjamu para peserta dari lima provinsi, Muhammadiyah Gowa dalam kegiatan pengaturan akomodasi peserta muktamar ini, pihaknya telah menyiapkan tiga lokasi yang akan dijadikan tempat menginap bagi peserta maupun penggembira dari lima provinsi tersebut.
Tiga lokasi yang dipersiapkan yakni gedung dakwah Muhammadiyah Gowa, Aula Kantor Kemenag RI Gowa serta SMA Aisyiyah Sungguminasa.
“Jika ketiga tempat ini masih kurang, maka kita juga rencanakan Istana Tamalate untuk penginapan mereka. Sekarang kita tengah persiapkan lokasi penginapan itu, berikut sarana medis dan air bersih turut kita persiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan para tamu selama berada di Gowa. Kita hanya menyiapkan tempat menginap, sementara makan minum mereka siapkan sendiri,” tutur Abbas yang juga pengurus inti Muhammadiyah Gowa.
Ditanya soal keberadaan para tamu selama beberapa hari ke depan, Abbas yang juga Wakil Bupati Gowa mengatakan, Pemkab Gowa juga memberikan sumbangsih besar guna menyukseskan Muktamar Muhammadiyah nanti dengan membantu pembiayaan sebesar Rp100 juta dan menjamin para peserta dengan aman dan nyaman selama berada di Gowa.
“Gowa tetap kondusif. Makanya kami pastikan keberadaan tamu-tamu kita dari lima provinsi ini akan merasa aman dan nyaman berada di Gowa. Meski ini bukan kegiatan pemkab, namun sebagai pemerintah kami siap membackup dengan baik. Kita akan melapor ke polres terkait akan kedatangan 1000 orang ini di Gowa,” kata Abbas.
Disinggung soal adanya sekolah yang turut digunakan untuk keperluan penginapan tamu, menurut Abbas, terpaksa siswanya diliburkan selama kehadiran tamu-tamu tersebut. Menurutnya, panitia otoritas Gowa sudah menjadwalkan akan menjemput para tamu dari bandara maupun pelabuhan.
“Mereka mulai datang 2 Agustus. Makanya, mereka langsung dijemput tim panitia dan dibawa ke penginapannya yang telah ditentukan di Gowa. Untuk itu, selaku pemerintah kabupaten saya mengimbau kepada masyarakat Gowa agar bersama-sama menjaga suasana kondusif daerah ini dan memberikan rasa aman dan damai kepada tamu-tamu kita,” kata Abbas. (sar-ril/b)

Komentar Anda





To Top
.