Connect with us

Metro

Jokowi Dijadwalkan Hadiri Muktamar Muhammadiyah

-

MAKASSAR, BKM — Kota Makassar dipercaya jadi tuan rumah penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah ke-47 dan Satu Abad Aisyiyah.
Perhelatan akbar warga Muhammadiyah itu akan berlangsung 3-7 Agustus.
Ketua Panitia Muktamar Muhammadiyah Syaiful Saleh, dalam jumpa pers yang digelar di Menara Iqra Universitas Muhammadiyah, Kamis (23/7) menjelaskan, berbagai kegiatan akan digelar mewarnai rangkaian muktamar.
Pembukaan akan dilakukan 3 Agustus mendatang di Lapangan Karebosi. Menurut rencana, pembukaan akan dihadiri langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri kabinet kerja. Dua menteri yang memastikan hadir adalah Menteri Agama dan Mensesneg.
Selama persiapan hingga pembukaan, Lapangan Karebosi akan ditutup dari aktifitas apapun.
“Jadi tanggal 2 hingga 3 Agustus, Lapangan Karebosi tidak bisa digunakan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Syaiful.
Agar tidak ada tendensi atau cerita miring, panitia memastikan Lapangan Karebosi akan steril dari iklan sponsor, termasuk iklan berbau politik.
Diperkirakan, peserta muktamar akan menembus angka 1,5 juta orang berasal dari seluruh penjuru tanah air.
Syaiful melanjutkan, muktamar akan dibuka langsung Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin. Sebelum ke Karebosi membuka acara, Din akan dijemput oleh Gubernur Syahrul Yasin Limpo dan panitia di Pantai Losari. Din Syamsuddin akan didampingi 205 nelayan yang membawa bendera Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Agenda inti muktamar, yakni pemilihan ketua umum dan pengurus pusat akan berlangsung 4 Agustus.
“Tapi hasilnya tidak langsung diketahui hari itu. Masih harus melewati sejumlah tahapan. Sekitar tanggal 6 Agustus baru ditetapkan struktur pengurus pusat,” ungkapnya.
Untuk tempat menginap peserta muktamar dari luar kota, selain menyiapkan hotel dan penginapan, panitia juga mempersiapkan rumah-rumah penduduk di tiga daerah, Makassar, Maros, dan Gowa.
Sejumlah agenda disiapkan untuk menyemarakkan muktamar.
Diantaranya jalan sehat, Makassar Muktamar Karnaval, bazaar muktamar, malam kesenian di Monumen Mandala, penanaman padi ramah lingkungan, jambore hisbul wathan dan sejumlah kegiatan lainnya.
Menurut rencana, Muktamar Muhammadiyah akan ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla 7 Agustus.
Salah seorang tim media Muktamar Muhammadiyah, Ahmad Ma’ruf menjelaskan berdasarkan pengalaman sebelumnya, sejumlah daerah yang menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah akan mengalami peningkatan ekonomi 0,5 hingga 1 persen.
“Dinamisasi ekonomi cepat sekali,” jelasnya.
Sejumlah sektor usaha akan bergerak. Mulai dari hotel dan penginapan, kuliner, jasa transportasi, hingga pariwisata.
“Muktamar ini saya yakin akan menstimulus dan menggerakkan roda ekonomi di daerah ini. Ini bagian dari kontrobusi muktamar,” jelasnya.
Muktamar Muhammadiyah kali ini menelan anggaran Rp32 miliar. Sebanyak 32 hotel berbintang maupun standar sudah dibooking full oleh peserta. (rhm/war/b)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini