Connect with us

Metro

KPK Hambat Uji Publik Calon Direksi

-

MAKASSAR, BKM — Pengumuman hasil lelang jabatan Calon direksi perusahaan daerah (Perusda), yang direncanakan usai lebaran ini dipastikan molor.

Pasalnya, kesiapan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementrian dalam Negeri (Kemendagri) serta pihak Rumah Sakit Daya untuk menguji para calon belum jelas hingga saat ini.
Sebelumnya memang, pemkot telah meminta bantuan ke “komisi antirasuah”, Kemendagri dan RS Daya untuk menjadi penguji di uji publik dan tes kesehatan. Tapi sampai kemarin, Kamis (23/7) ketiga instansi tersebut belum juga memberikan respons kesediaan mereka.
Adapun enam perusda yang akan diisi pejabat baru yakni Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Perusda Pasar Makassar Raya, Perusda Terminal Makassar Metro, Perusda Parkir Makassar Raya, Perusda Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan Perusda Badan Perkreditan Rakyat (BPR).
Rencananya, Danny sapaan akrab wali kota akan menggelar uji publik calon direksi perusda satu bulan setelah penyerahan berkas hasil tes tulis dan wawancara oleh tim seleksi. Hasil tes tulis dan wawancara sudah ada sejak akhir Mei lalu.
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto membenarkan bahwa belum ada jadwal pasti digelar uji publik, disebakan belum ada jawaban atau konfirmasi dari KPK tentang kesiapannya dalam uji publik. ” Belum ada konfirmasi dari KPK. Pokoknya tenang, kalau saya lebih cepat lebih baik,”kata Danny usai menghadiri acara Halal Bihalal di ruang Pola lantai II Balai Kota, kemarin.
Padahal, kata Danny, sebelumnya, pihaknya telah mengirim surat untuk meminta kesiapan KPK dalam uji publik. “Kami sementara melayangkan surat kembali untuk kedua kalinya dengan permintaan yang sama ke KPK,”ujar mantan Konsultan Tata Ruang Pemkot Makassar ini.
Sementara untuk tes kesehatan calon direksi perusda, ujar Danny belum mendapat konfirmasi dari rumah sakit yang telah ditunjuk panitia seleksi (Pansel) yakni Rumah Sakit Daya.
Terpisah, Kepala Bidang Perusda di Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) kota Makassar, Akbar Gobel juga membenarkan belum ada respons yang diberikan dari Rumah Sakit Daya. ” belum ada jawaban dari Rumah Sakit Daya,”ujar Akbar di ruang kerjanya, kemarin.
Namun Akbar memprediksi jika tes kesehatan calon direksi perusda dilaksanakan pada hari Jumat (30/7) mendatang. ” Kemungkinan tes kesehatan dilaksanaka tanggal 30 Juli mendatang,” jelasnya.
Sedangkan jadwal uji publik akan dilaksanakan setelah calon direksi perusda menjalani tes kesehatan. (man/b)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini