Headline

Rp3 T Siap Kucur Bangun Pabrik Semen di Barru


Perusahaan Fajar dan Hamu Investama Corporation (HIC) Group menggandeng investor Maca Blue Switzerland dari Jerman dan Taiwan untuk berinvestasi di Sulawesi Selatan membangun pabrik semen, industri pesawat, power plant serta Kapal Hercules khusus patroli dan tempur. Khusus untuk membangun pabrik semen, jumlah dana yang akan digelontorkan senilai Rp 3 triliun. Komisaris Utama Fajar Group, Zulkifli Gani Ottoh mengatakan, lahan yang disiapkan untuk membangun pabrik semen di Barru seluas 1.500 hektare.

“Kami menerima utusan Maca Blue Switzerland untuk melihat profil perusahaan Fajar dan HIC. Bentuk kerjasamanya akan dibicarakan, Jum’at (24/7) malam bersama Owner, H M Alwi Hamu. Akan dibahas pula soal pembagian jumlah saham serta persetujuan kerjasama oleh beberapa investor,” kata Zulkifli disela-sela pertemuan dengan Maca Blue di Lantai 15 Graha Pena, Kamis (23/7) siang.

Untuk mendirikan pabrik semen di Barru, kata Zulkifli, proses perizinan serta pembebasan lahan telah berjalan selama dua tahun. Terkait rencana ini, sudah banyak investor yang tertarik serta menyatakan ingin menjalin kerjasama dengan Fajar serta HIC.
“Kami dengan Maca Blue juga akan membicarakan soal mesin yang akan digunakan pabrik semen. Apakah mereka mau menggunakan mesin baru atau menkombain mesin baru dengan mesin lama. Ataukan mereka akan menawarkan alternatif lain soal mesin apa yang akan digunakan nanti. Sesuai rencana, produksi semen kita masih akan mengimpor dengan mengedepankan kualitas tapi dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat menengah,” katanya.

Maca Blue bersama Fajar-HIC akan melakukan kunjungan hari ini di Kabupaten Barru untuk meninjau langsung lokasi serta bahan baku semen yang akan digunakan. Termasuk melihat pembangkit listrik, pelabuhan sebagai askes utama dan pendukung produksi semen.

Dalam perencanaan, juga akan didirkan Power Plant di Barru, sekaligus mendirikan perusahan marmer.
“Estimasi jumlah dana yang akan diinvestasikan senilai Rp 3 T,” kata Zulkifli.

Pembebasan lahan, kata dia, tersisa 8 hektar dari 1.500 hektar yang telah diplot.
Bulan Agustus mendatang, akan dilakukan peletakan batu pertama pendirian kereta api yang dilakukan oleh Presiden RI,
Joko Widodo.
“Rencana pembangunan kereta api akan diusahakan melalui jalur pabrik semen Barru ke pelabuhan Barru dan kemungkinan besar jalurnya juga akan dibuka dari Barru-Makassar,”ucapnya.

CEO Maca Blue, Lothar Hebel mengatakan, pihaknya akan melihat serta membangun secara perlahan dengan mengutamakan logistik.
“Kami sangat tertarik dengan kerjasama ini. Kami akan bicarakan secara step by step. Bagaimana plaining kami saat ini dan ke depan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Maca Blue Respresentative Indonesia di Denpasar, Yudha Baka menjelaskan, dirinya membawa owner dari eropa untuk menjalin kerjasama dan sekaligus menjadi Konsultan bisnis untuk melakukan investasi di Sulsel. ”Baru kali ini owner dari Jerman dan Italia menyetujui bekerjasama dengan Fajar Group untuk pembangunan pabrik semen,” katanya. (dit/cha/b)

Komentar Anda





To Top
.