Sulselbar

Dua Pemuda Bertetangga Tertangkap Curanmor


SIDRAP, BKM — Unit Satuan Intelkam dan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Sidrap berhasil mengungkap komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus pelaku pencurian elektronik (curnik), Kamis (23/7) dinihari sekitar pukul 01.30 Wita.
Dua dari enam orang komplotan ini berhasil diringkus, masing-masing bernama Ridho (19) dan Rahmad (19). Kedua pemuda ini tinggal bertetangga di Kampung Baru Bojoe, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap. Mereka dibekuk di rumahnya saat hendak menjual hasil curiannya sebuah sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hitam seharga Rp2 juta.
Saat itu, kedua pelaku sedang menunggu seorang penadah yang identitasnya sudah diketahui dan masih dalam pengejaran aparat beserta empat rekannya. Modus komplotan ini dalam melakukan aksinya, pelaku mengaburkan barang bukti dengan menghapus identitas motor, seperti nomor mesin dan rangka dengan menggunakan mesin gurinda.
Dalam catatan polisi, komplotan ini sudah berhasil menggasak puluhan kendaraan di lokasi berbeda dalam wilayah hukum Polres Sidrap. Hal itu juga diakui Ridho dan Rahmad. Tercatat ada 15 bukti laporan polisi dari warga yang kehilangan kendaraan selama dua bulan terakhir.
Dari pengakuan keduanya, terakhir mereka beraksi menjelang lebaran. Saat itu berhasil menggasak dua motor dan membobol rumah kosong di Kecamatan Maritengngae.
Dari hasil pengembangan kasus ini, sebanyak empat unit motor telah disita. Masing-masing Yamaha Mio Soul, Yamaha Jupiter Z, Suzuki Nex, dan satu motor Yamaha Mio Soul yang tempat kejadian perkaranya berada di Parepare. Termasuk satu unit TV LCD 24 inci merek Sharp.
Kapolres Sidrap AKBP Anggi N Siregar melalui Kasat Intelkam AKP Agustinus Lumbah, Jumat (24/7) menjelaskan komplotan ini merupakan terbesar pelaku curanmor dan curnik. Selain keduanya, masih ada empat rekannya yang masih dalam pengejaran polisi.
“Kami masih lakukan pengembangan kasus ini karena modusnya ada dua, yakni curanmor dan pencurian di rumah kosong. Kini, semua motor, termasuk TV sudah kita amankan sebagai barang bukti dari tangan sejumlah pembeli di Amparita, Tellu Limpoe dan Watang Pulu,” jelas Agustinus di ruang kerjanya, kemarin.
Kasat Reskrim AKP Indra Waspada Yudha menambahkan, Ridho merupakan gembong komplotan ini dan sudah lama menjadi target operasi. “Ada kasus curanmor kita ungkap sebelumnya dan berkaitan dengan sindikat Ridho dan Rahmad. Pelaku selama ini kerap beraksi di Rappang, Kecamatan Panca Rijang dan Maritengngae,” jelas AKP Indra.
Untuk kasus ini, pihaknya masih koordinasi dengan Intelkam guna mengungkap pelaku lainnya. Termasuk barang buktinya yag masih berada di tangan penadah.
“Masih ada barang bukti kita jemput di berbagai wilayah kecamatan. Selama ini, komplotan Ridho menjual hasil kejahatannya hanya di wilayah Sidrap,” tandasnya. (ady/rus/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.