Kriminal

Polisi Periksa Kejiwaan Rudi


MAKASSAR, BKM — Rudi Haeruddin (35), tersangka kasus pembunuh anak kandungnya sendiri, Tiara (12) menjalani pemeriksaan psikologi (kejiwaan) oleh Tim Medis, Jumat (24/7).
Rudi sebelumnya dibekuk jajaran Polsek Makassar setelah menjadi buron beberapa pekan. Rudi sempat melarikan diri hingga ke Kalimantan usai menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri dengan menggunakan sapu dan benda tumpul lainnya.
Kapolsek Makassar, Kompol Sudaryanto mengemukakan, pemeriksaan psikologi kejiawaan tersangka guna memastikan tindak kekerasan yang dilakukan tersangka dalam kondisi sehat mental atau tidak.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan psikologi tersangka dari tim medis. Yang jelas jika terbukti aksi penganiyaan yang dilakukan tersangka dalam kondisi sehat mental, maka tersangka akan kami jerat dengan pasal 338 subsider pasal 351 ayat (3) KUHP juncto pasal 80 ayat (4) tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman makasimal di atas 10 tahun penjara,” tegas Sudaryanto.
Terpisah, Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Andi Husnaini menjelaskan, pemeriksaan psikologi tersangka untuk lebih memastikan kondisi kejiawaan yang bersankutan hingga nekat menganiaya anak kandung sendiri hingga tewas.
“Kita akan pastikan kondisi kejiwaan tersangka. Yang bersangkutan adalah ayah kandung dari almarhuma Tiara yang meninggal di Rumah Sakit Wahiddin karena luka hantaman benda tumpul. Kasus tersebut sementara ditangani di Polsek Makassar,” jelasnya. (jul-ril/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.