Metro

Waspadai DBD di Musim Kemarau


MAKASSAR, BKM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji mengingatkan masyarakat warga Sulsel untuk mewaspadai penyakit DBD di musim kemarau ini.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Labuang Baji, Dr dr Fitriah Zainuddin MKes, Rabu (29/7) menuturkan, Walaupun DBD kerap terjadi di musim hujan, tapi masyarakat harus tetap menjaga tempat penampungan air.
“Di musim kemarau masyarakat kadangkala menjaga pasokan airnya hingga menampungnya di bak-bak penampungan. Kondisi inilah yang membuat penyakit DBD berpotensi karena bak-bak air itu tidak dikuras,” katanya.
Selain tempat penampungan air, masyarakat juga harus memperhatikan kebersihan dispenser air. Karena, kebersihan dispenser sering kali tidak diperhatikan hingga bisa menjadi sarang munculnya penyakit DBD.
“Bagi masyarakat yang senang memelihara pot-pot tanaman, mereka dihimbau untuk menghindari genangan air yang terlalu lama di pot tersebut,” katanya.
Selain DBD, ujar Firiah, penyakit yang banyak menyerang warga yakni diare.
Dari data pasien DBD yang dirawat di RSUD Labuang Baji dalam sebulan terakhir, sebanyak 18 pasien diare dan 14 pasien DBD.
“Dalam sebulan terakhir, rumah sakit Labuang Baji merawat 18 pasien diare dan 14 DBD,” kata dr Fitriah.
Agar terhindar dari penyakit tersebut, dr Fitriah juga memberikan sejumlah tips. Diantaranya, masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Caranya, kata dokter ini, menerapkan hand hygiene. Cuci tangan sebelum beraktifitas.
“Ini harus dilakukan secara disiplin dan dijadikan kebiasaan,” jelasnya.
Jika kebiasaan itu dilakukan, dijamin akan mencegah 60 persen penularan penyakit infeksi.
Selain itu, kondisi rumah dan lingkungan sekitar harus senantiasa bersih. Kesehatan diri juga harus dijaga dengan makan makanan yang bergizi dan istirahat cukup serta teratur.
Juga memperbaiki daya tahan tubuh dengan olah raga teratur sehingga anti bodi jadi kuat, tidak rentan terhadap antigen atau sumber penyakit yang menyerang tubuh. (rhm/war/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.