Connect with us

Headline

Begal Motor Jambret Lurah Wanita

-

MAKASSAR, BKM — Setelah sempat redam selama bulan puasa lalu, para begal motor kini mulai beraksi lagi. Kini giliran Lurah Mardekayya Selatan, Kecamatan Makassar, A Rahmatia (45) yang merasakan kenekatan para begal. Lurah wanita ini jatuh pingsan sesaat setelah handphone (HP) miliknya dijambret dua lelaki tak dikenal di Jalan Gunung Latimojong, Sabtu 1/8) pukul 22.30 Wita.

Malam itu, Rahmatia sementara memantau sampah di wilayahnya di depan mes perwira TNI Angkatan Laut di Jalan Gunung Latimojong. Saat ia asyik berbicara melalui ponselnya, tiba-tiba dua orang lelaki menggunayak motor Yamaha Mio melintas dan langsung menyambar ponselnya.
Namun, ponsel Rahmatia gagal dibawa kabur karena terjatuh. Tapi, jatuhnya ponsel Rahmatia, ternyata juga diikuti dengan badan lurah wanita ini jatuh pelan-pelan ke jalan.
Warga yang melihat kejadian itu, langsung mengamankan Rahmatia. Beberapa yang lain berusaha mengejar anggota begal motor tersebut. Malam itu juga Rahmatia dilarikan ke Rumah Sakit Pelamonia di Jalan Jenderal Sudirman.
Dalam keterangannya, Rahmatia mengaku tidak menyangka akan mengalami aksi para begal. Apalagi malam itu ia sementara menjalankan tugas sebagai lurah yakni memantau sampah di wilayahnya.
“Berdirija di depan Mess Perwira TNI Angkatan Laut. Saat itu saya sedang memantau kebersihan,” ujar Rahmatia saat dikonfirmasi, Minggu (2/8).
Rahmatia mengungkapkan, pelakunya berjumlah dua orang yang menggunakan motor Yamaha Mio tanpa plat nomor polisi.
“Sementara menelponka itu, kemudian tiba-tiba keduanya melintas dan merebut handphoneku. Tapi saat merebut handphoneku, saya punya handphone terjatuh,” katanya.
Soal kenapa setelah kejadian itu, ia pingsan, Rahmatia mengaku ia jatuh pingsan karena tiba-tiba perasaannya tidak enak. “Saya kaget dan tidak enak ka kurasa. Makanya saya langsung pingsan,” kata Rahmatia yang mengaku trauma setelah kejadian ini.
Rahmatia mengaku bersyukur karena masih ada warga yang ingin menolongnya. “Untung masih adaji warga yang lihat saya saat jatuh pinsang dan membawa saya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan,” katanya.
Kapolsek Makassar, Kompol Sudaryato yang dikonfirmasi BKM, Minggu (2/8) mengaku belum menerima laporan ada lurah yang dijambret.
“Saya belum menerima laporan aksi penjambretan atas Lurah Mardekayya Selatan. Tapi kami tetap menindaklanjuti atas adanya aksi penjambretan ini,” tukasnya. (ish/maf/b)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini