Connect with us

Headline

Hari Ini, Jokowi Buka Muktamar Muhammadiyah

-

MAKASSAR, BKM– Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dipastikan membuka secara resmi pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke 47 dan Muktamar satu abad Aisyiyah di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (3/8) pagi.
Untuk mensukseskan acara pembukaan, pagi kemarin digelar geladi bersih di Lapangan Karebosi. Saat geladi, panitia menyatakan pembukaan muktamar telah siap 100 persen.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, Minggu (2/8) mengatakan, selain dibuka Presiden Jokowi, muktamar ini juga dihadiri
para menteri, diantaranya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin, Menteri Perindustrian, Saleh Husin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Reformasi Birokrasi Yudhi Crisnandi, Ketua MPRI RI, pimpinan DPR RI, pimpinan ormas keagamaan, ketua partai politik dan undangan lainnya.
“Kami harapkan pembukaan hingga pelaksanaan muktamar dapat berjalan dengan baik dan bermartabat,” ucapnya.
Adapun materi-materi dalam muktamar, jelas Din Syamsuddin, meliputi laporan terkait naskah penting negara Pancasila yang telah disahkan dengan pikiran kritis.
Ketua Umum Panitia Lokal, Saiful Saleh, Minggu (2/8) menjelaskan, Menteri Agama telah hadir di Kota Makassar sejak kemarin. Sedangkan Presiden Jokowi masih berada di Sulawesi Tengah. Namun tadi malam Jokowi tiba di Makassar dan bermalam di Hotel Imperial Aryaduta.
Selain itu, kata dia, masih ada dua menteri yang dijadwalkan hadir dalam acara pembukaan yakni Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Jalil dan Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel. Kedua menteri ini selain menghadiri pembukaan muktamar juga dijadwalkan mendampingi berbagai kunjungan Presiden Joko Widodo di Susel diantaranya akan meninjau pelabuhan peti kemas.
“Acara pembukaan akan dihadiri puluhan ribu orang. Untuk perwakilan dari Provinsi Papua dan Jawa jumlah tim pengembira mencapai 100 ribu orang lebih yang didata oleh panitia, jumlah tersebut belum masuk untuk wilayah Aceh, Flores, Bima, Ambon dan Manado,” katanya.
Selain itu, kehadiran tim pengembira dari tuan rumah sulsel diperkirakan tidak dapat dibendung. Pimpinan Muhammadiyah Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Maros yang dekat dengan Makassar diperkirakan akan membeludak saat acara pembukaan.
“Kami dari panitia menyediakan sekitar ribuan lebih kursi,” katanya.
Panitia Pusat Muktamar Muhammadiyah dan satu abad Aissyiah, Ahmad Ma’ruf mengatakan, seluruh persiapan saat acara pembukaan dan berlangsungnya kegiatan muktamar sudah mencapai 100 persen.
Sektor pengamanan yang disebut menjadi perhatian utama panitia tidak lagi diragukan dalam mengawal acara pembukaan. Pengamanan TNI /Polri akan dipimpin langsung Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Anton Setiadji dan Panglima Kodam VI Wirabuna Mayjen TNI Bachtiar.
“Keseluruhan sudah steril, besok (hari ini) Lapangan Karebosi yang menjadi kebanggan warga Kota Makassar untuk sementara dilarang keras ada kegiatan. Selain dikawal oleh panitia pelaksana tentunya ada pasukan khusus yang tetap disiapkan,” ucapnya.
Sementara, panitia juga menutup empat ruas jalan di samping Lapangan Karebosi, yakni Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jenderal Sudirman, Kajoalalido dan Kartini.
“Empat ruas jalan tersebut dipastikan tidak ada akses kendaraan, seluruh jalur yang mengarah langsung menuju Lapangan Karebosi akan ditututup oleh panitia bekerjasama dengan petugas,” katanya.

Kokam Turunkan 70 Personil

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Sulsel akan menyebar anggotanya sebanyak 70 anggota untuk mengamankan jalannya pembukaan Muktamar Muhammadiyah. Hal ini dikatakan Komandan Kokam Sulsel, Muhammad Ikbal.
Menurutnya, penyebaran anggota Kokam di beberapa tempat di sekitar acara untuk membantu pengamanan demi kelancaran proses pembukaan dan pelaksanaan muktamar. Kokam juga telah melakukan koordinasi dengan Paspampres.
“Kami siap 100 persen dengan menerjunkan 70 personil Kokam untuk ikut mengawal kegiatan muktamar. Personel Kokam berada di ring dua pengamanan Presiden RI,” ucapnya.
Lanjutnya, anggota Kokam disebar di beberapa titik lokasi yang telah digambarkan diantaranya, di Jalan Jendral Sudirman – Pertigaan Jalan Ahmad Yani dan di depan Bank BI.
“Kami harap acara muktamar dapat berjalan dengan baik dan meriah,” tandasnya.
Selain Kokam, pasukan pengamanan internal Muhammadiyah yang tergabung dalam Korps Serbaguna (Kosegu), Tapak Suci Putra Muhammadiyah juga akan menurunkan sebanyak 250 anggota untuk mengamankan pembukaan Muktamar Muhammadiyah. Mereka ditempatkan di Gerbang Lapangan Karebosi dengan menjaga pintu masuk untuk peserta.
“Ini sudah menjadi tugas dan tanggungjawab Kosegu untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban bagi para peserta selama acara Muktamar berlangsung. Apalagi kita melihat banyaknya peserta muktamar yang tergabung dari unsur Muhammadiyah dan Aisyiyah se Indobesia,” ungkap Rusmanto P, Wakil Komandan Kosegu Sulsel.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin dalam keterangan resminya kemarin juga menyinggung tentang pelaksanaan tanwir. Din mengatakan, Muktamar Muhammadiyah ke-47 telah menetapkan 39 nama untuk dipilih masuk dalam 13 formatur dan calon ketua umum Pengurus Pusat Muhammadiyah yang baru.
Dalam perhitungan yang dilakukan dengan sistem online tersebut, Bendahara Umum PP Muhammadiyah Anwar Abbas yang juga dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah meraih suara tertinggi sebanyak 119 suara. Sementara, disusul Dahlan Rais yang merupakan adik kandung Amien Rais mantan Ketua MPR RI sebanyak 115 suara dan mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas yang berada diurutan kelima dengan raihan suara 112 suara.
Sidang Tanwir Muhammadiah yang bertajuk “Gerakan pencerahan menuju Indonesia berkemajuan” ini diselenggarakan di Auditorium Universitas Muhammadiah (Unismuh) Makassar Jalan Sultan Alauddin, kemarin.
Sidang Tanwir merupakan rangkaian kegiatan Muktamar Muhammdiyah yang diikuti sebanyak 204 anggota tanwir yang terdiri dari Pimpinan Pusat Muhammadiah sebanyak 17 orang dan Ketua Wilayah Se Indonesia sebanyak 34 orang dengan memiliki Wakil Wilayah 4-5 orang.
Adapun 39 nama calon ketua umum akan kembali digodok untuk dipilih sebanyak 13 orang sebagai formatur tanggal 4 Agustus, besok.
Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sulsel Muhammad Alwi Uddin yang diprediksi bakal masuk dalam formatur mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada peserta. Dipilih atau tidak dipilih, menurutnya, tidak ada masalah. (arf-ita/b)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini