Connect with us

Sulselbar

Soal Rekomendasi Demokrat Kepada Saleha-Firman Salim: Semua Sudah Sesuai Prosedur

-

MAMUJU, BKM — Protes yang dilayangkan Ketua Dewan Pembina DPD Partai Demokrat Sulbar, H Aras Tammauni terkait rekomendasi yang diberikan DPP Partai Demokrat kepada Hj Siti Saleh Duka dan Firman Argo sebagai calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Mamuju periode 2016-2021, mendapat sanggahan dari Salim S Mengga.
Ketika dihubungi BKM via telepon selulernya, Sabtu (1/8), Salim S Mengga selaku anggota pembina pada DPP Partai Demokrat, mengatakan, dalam mekanisme Partai Demokrat (PD), ketika ada cabup dan cawabup yang akan mau menggunakan PD sebagai kendaraan politiknya, terlebih dilakukan proses dan mekanisme dari bawah atau dari DPC.
Seperti halnya untuk cabup dan cawabup Mamuju, tentu harus terlebih dahulu mengambil formulir dan mengisinya di DPC PD Mamuju. Setelah itu, pihak DPC mengusulkan kepada DPD PD Sulbar. Dari sini, Demokrat Sulbar memproses surat dari DPC untuk melanjutkan prosesnya ke tingkat DPP PD.
Salim S Mengga yang juga adalah Wakil Gubernur Sulbar, menjelaskan, DPP Partai Demokrat tidak bisa menetapkan dan mengeluarkan rekomendasi atau mandat kepada cabup Mamuju, Siti Saleha Duka bersama cawabup, Firman Argo ketika tidak diusulkan. ”Mekanisme dan apa yang diputuskan DPP Partai Demokrat dalam mengeluarkan rekomendasi atau mandat kepada Hj Siti Saleha Duka sebagai cabup Mamuju dan Firman Argo sebagai cawabup Mamuju, sudah sesuai prosedur. Jadi sudah dilalui prosesnya mulai dari tingkat kabupaten (DPC) dan tingkat provinsi (DPD). Nama itu (Saleha-Firman, red) yang diusulkan. Sudah pasti DPP memproses nama yang diusulkan itu. DPP Partai Demokrat tidak mengenal Siti Saleha Duka dan Firman Argo jika tidak ada usulan dari bawah. Kami di DPP tidak mungkin melakukan proses jika tanpa ada pengusulan dari bawah. Jadi tidak mungkin terbit mandat atau rekomendasi kepada Siti Saleh Duka dan Firman Argo jika tidak ada pengusulan dari bawah,” kata Salim lantang.
Seperti yang diberitakan pada edisi Sabtu (1/8), Ketua Dewan Pembina DPD Partai Demokrat Sulbar, Aras Tammauni, saat jumpa pers di salah satu hotel di Mamuju, Jumat (31/7), menolak rekomendasi yang diterbitkan DPP PD kepada Saleha-Firman. Bahkan, Aras mengatakan, dirinya bersama Ketua DPD PD Sulbar, Suhardi Duka yang juga kakak kandung Saleha Duka menolak rekomendasi DPP dan tetap mengusung pasangan Habsi Wahid dan Irwan Pababari sebagai cabup dan cawabup Mamuju pada Pemilukada Mamuju yang akan dilaksanakan serentak pada 9 Desember 2015 mendatang.
”Saya tidak takut dipecat dari Partai Demokrat atas keputusan yang diambil untuk tetap mengusung pasangan H habsi Wahid dan Irwan Pababari sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Mamuju periode 2016-2021. Meski DPP Partai Demokrat mengeluarkan rekomendasi untuk mendukung pasangan Hj Siti Saleha Duka (SSDK) dan Firman Argo. Saya rasa Suhardi Duka tidak takut dengan sanksi Partai Demokrat. Sayua juga selaku ketua dewan pembina tidak takut untuk dipecat dari partai. Saya siap bertanggung jawab,” katanya. (ala/mir/b)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini