Connect with us

Headline

Tinggalkan Rumah, Emas 90 Gram Raib

-

SIDRAP, BKM — Hati-hati saat meninggalkan rumah, pencuri bisa saja menyasarnya. Seperti yang terjadi di rumah Iskandar, Dusun I Posadae, Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap. Ia harus merelakan perhiasan emas istrinya seberat 90 gram dibawa pelaku, Minggu (2/8) pukul 21.50 Wita.
Aksi pembobolan di perumahan SDN 10 Arawa itu terjadi saat Iskandar meninggalkan rumah dalam keadaan kosong tanpa penjaga. Rumah pria berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu, akhirnya dibobol maling saat bepergian dengan istrinya ke Kabupaten Pinrang untuk suatu urusan penting.
Informasi yang dihimpun, pelaku yang diduga lebih dari satu orang, masuk ke dalam rumah Iskandar setelah berhasil mencungkil gembok pintu rumah bagian depan. Di dalam rumah, pelaku mengambil sejumlah barang-barang berharga, seperti laptop warna merah merek Asus dan Ipad merek Evercross yang diletakkan di atas meja.
Tidak hanya itu, pelaku juga mengacak-ngacak lemari pakaian korban yang terletak di dalam kamar dan membawa kabur perhiasan emas milik istri pelaku berupa gelang, kalung, anting dan cincin yang totalnya seberat 90 gram. Kerugian yang dialami korban ditaksir sekitar Rp48 juta.
Pemilik rumah Iskandar, mengaku baru mengetahui adanya insiden itu setelah mendapat telepon dari kerabatnya di Sidrap. Tidak lama kemudian, dia dan istrinya bergegas pulang dan mendapati seisi rumahnya telah berantakan. “Saya ada di Pinrang saat kejadian,” tutur Iskandar, kemarin.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Indra Waspada Yudha yang dikonfirmasi, Senin (3/8) mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban pada hari Minggu, dan telah menindaklanjuti pencurian rumah kosong itu.
“Sudah kami tindaklanjuti dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk meringkus para pelaku. Identitasnya masih kita lidik berdasarkan keterangan saksi-saksi,” ujar Indra.
Menurut Indra, sesuai pemeriksaan saksi dan saksi korban, beberapa orang asing terlihat sebelum kejadian di sekitar rumah korban sedang mondar mandir. Diduga pelaku ini memantau situasi sebelum beraksi. “Ini masih kita dalami pelakunya. Semoga bisa kita ungkap secepatnya,” pungkasnya. (ady/rus/b)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini