Metro

Deng Ical: Pastikan “Pak Ogah” Dibutuhkan Atau Tidak


MAKASSAR, BKM– Berbeda dengan sikap Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto yang ingin menertibkan “pak ogah”, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI memilih melunak. Deng Ical sapaan akrab Syamsu Rizal hanya meminta Dinas Perhubungan Kota Makassar memastikan dulu apakah “pak ogah” dibutuhkan atau tidak mengatur lalu lintas.
“Kita pastikan dulu apakah “pak ogah” dibutuhkan atau tidak?. Kalau dibutuhkan tidak apa-apa sebagai bentuk partisipasi warga. Tapi, jika tidak ditertibkan saja,”kata Deng Ical di ruang kerjanya, Selasa (4/8).
Deng Ical mengaku terdapat beberapa ruas jalan tertentu yang membutuhkan pengatur lalu lintas. ” Ada memang sejumlah ruas yang rawan kemacetan dan membutuhkan tenaga pengatur lalu lintas,” lanjut pria tiga anak itu.
Disinggung mengenai adanya upeti ke oknum petugas kepolisian, Deng Ical menegaskan, dirinya tidak menyakini adanya pemberian upeti atau imbalan dari “pak ogah”, kalau hanya pembeli rokok bisa saja ada karena melihat kinerja “pak Ogah”. “Saya tidak meyakini jika ada upeti sehingga adanya pembiaran “pak ogah” beraktivitas di jalan. Kalau pun ada yang ambil itupun hanya uang rokok, karena melihat kinerja “pak ogah”, tetapi bukan upeti atau setoran,”jelasnya.(man/war/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.