Headline

Kubu DKI dan Yogyakarta Berimbang


MAKASSAR, BKM–Nama 13 calon formatur periode 2015-2020 mulai mencuat di Muktamar Muhammadiyah Ke-47 yang dilaksanakan di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar.Ke 13 formatur ini selanjutnya akan bermusyawarah menentukan siapa yang pantas menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah. Pemungutan suara dijadwalkan digelar hari ini, Rabu 5 Agustus 2015.
Ketua Panitia Pusat Muhammadiah, Ma’aruf tidak berani berkomentar apalagi memberikan dukungan kepada salah satu calon Pimpinan Pusat Muhammadiah yang ada.
“Panitia tetap harus menjaga netralitas sehingga saya tidak dapat berkomentar apa-apa,” katanya, Selasa (3/8).
Dia berharap, calon ketua PP Muhammadiah yang nantinya terpilih dapat benar-benar fokus serta khidmat dalam menjalankan amanah serta setiap program dari hasil Muktamar.
“Ke depannya Muhammadiyah akan menghadapi banyak berbagai macam tantangan, maka dalam 13 calon ketua sebaiknya menjaga komunikasi dari person yang memiliki kapasitas kepemimpinan, managerial ship dan sikap ulama,” katanya.
Sebelumnya, mencuat sejumlah nama-nama yang dianggap ideal sebagai formatur. Daftar berisi 13 nama itu tersebar dalam bentuk poster dan disebarkan ke sejumlah media sosial, dengan daftar nama-nama yang termasuk dalam 39 calon tetap formatur Pengurus Pusat Muhammadiyah. Di antaranya, H Abdul Mu’ti (pakar pendidikan), dr. Agus Taufiqurrahman (pakar kesehatan), Anwar Abbas (pakar ekonomi Islam), Busyro Muqaddas (pakar hukum), Prof H Dadang Kahmad (pakar sosiologi agama), H Dahlan Rais (pakar pendidikan).
Selain itu ada Prof Suyatno (pakar pendidikan), Haedar Nashir (pakar sosiologi), H Hajriyanto Y. Thohari (pakar sosial politik), KH Alwi Uddin (pakar pendidikan Islam), Rizal Sukma (pakar hubungan internasional), Prof Syafiq A. Mughni (pakar sejarah peradaban Islam), dan Prof Yunahar Ilyas (pakar ulumul quran).
Dari 13 nama itu, sejumlah kalangan menilai kalau mereka mewakili dua kubu yakni kubu DKI Jakarta dan Yogyakarta. Perimbangan kubu ini dinilai sejalan serta selaras.
Mereka yang disebut masuk dalam kubu Jakarta adalah Prof Dr Dadang Kahmad, Dr Anwar Abbas , Dr Abdul Mu’ti, Prof Dr Yunahar Ilyas dan Prof Suyatno. Sedangkan sisanya selain Alwi Uddin, mewakili kubu Yogyakarta.

Terpisah, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Dr KH M Alwi Uddin, M.Ag mengatakan, kader Muhammadiyah Sulsel yang lolos dalam bursa calon ketua hanya berjumlah dua orang yaitu Muhair Pakkanna dan dirinya. Namun dia mengatakan, Muhair Pakkanna telah lama berada di Jakarta. “Jadi hanya dua kader yang lolos dalam bursa calon ketua PP Muhammadiyah yang kini menyisahkan 39 orang,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika dirinya terpilih sebagai ketua pimpinan pusat Muhammadiyah, maka ia siap menerima semua program yang diberikan dan tidak ada program yang akan dijalankan dari diri pribadinya. “Saya akan menjalankan setiap program yang diberikan dan telah disepakati bersama,” ucapnya. (arr/cha/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.