Metro

Perda DAS Harus Berbasis Lingkungan


MAKASSAR, BKM–Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulsel berharap agar Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) nantinya tidak hanya mengatur soal aliran sungai, namun juga mengatur soal kelestarian lingkungan. Hal tersebut disampaikan juru bicara fraksi Demokrat, Andi Irwan Patawari pada rapat paripurna DPRD Sulsel, Selasa (4/8).
“Perda DAS harus dikelola dengan baik, dimana perda tersebut tidak hanya mengatur soal aliran sungai, melainkan juga mengelola kelestarian lingkungan,”ujar Irwan.
Menurutnya, saat ini sudah banyak kerusakan lingkungan termasuk hutan di daerah Sulsel, dari data yang dimiliki Dinas Kehutanan, tercatat adanya kerusakan hutan sebanyak dua ribu hektar, hal ini karena banyaknya pelaku usaha yang tidak memelihara lingkungan. Olehnya itu, Perda DAS harus bersentuhan langsung dengan pelaku usaha guna memelihara lingkungan. “Kerusakan hutan disaat sekarang sudah sulit dibendung, sehingga harus ada tanggung jawab pengusaha untuk menjaga kelestarian lingkungan,”jelasnya.
Hal senada dikemukakan Fraksi Partai Keadailan Sejahtera (PKS) yang menyoroti soal kerusakan yang terjadi pad aspek biofisik dan kualitas air.
“Bagi Fraksi PKS, kerusakan pada aliran sungai meliputi kerusakan pada aspek biofisik dan kualitas air,”ujar juru bicara fraksi PKS Jafar Sodding.
Mantan Wakil Ketua DPRD Makassar ini mengemukakan bila dampak kerusakan daerah aliran sungai yang terjadi, mengakibatkan kondisi debit air sungai menjadi fkuktuatif antara musim penghujan dan kemarau.
“Dampak yang dirasakan adalah terjadinya banjir pada musim hujan dan kekeringan di musim kemarau,”ucapnya.
Jafar menambahkan bahwa Fraksi PKS sangat mengapresiasi pengajuan Ranperda tentang pengelolaan DAS atas inisiatif dari pemerintah daerah.
Rapat paripunra DPRD Sulsel dipimpin HM Roem serta dihadiri Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo beserta belasan pejabat lingkup Pemprov Sulsel. (rif)

Komentar Anda





Comments
To Top
.